2 Hari Mati Listrik, Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Keliling Kota, Pastikan Medan Aman
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Polda Sumut, dan Polrestabes Medan menggelar patroli di Kota Medan, Sabtu (23/5/2026) hingga Minggu dini hari.
Sebanyak 365 personel Polisi mengendarai mobil, dan sepeda motor dikerahkan dalam patroli ini.
Sebelum patroli, Kapolrestabes Medan, dan Wakapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan memimpin apel gelar pasukan di lapangan merdeka.
Kemudian, dilanjutkan mengecek kesiapan pasukan yang akan berkeliling.
Setelah Wakapolda, dan Kapolres mengecek antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Putri Hijau Medan.
Mereka mengecek langsung antrean, dan berdialog dengan warga.
Wakapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pasca black out atau matinya listrik di wilayah Medan.
"Malam hari ini bapak Kapolda Sumatera Utara meminta kami melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka mengantisipasi atas kejadiannya Blackout di wilayah Sumatera ya memang ini terjadi dari hari kemarin,"kata Brigjen Sonny Irawan, Sabtu (23/5/2026).
Sonny mengungkapkan, meski kondisi listrik di kota Medan belum sepenuhnya pulih, keamanan dipastikan aman.
Sejauh ini, katanya, tak ada kejahatan menonjol yang terjadi, baik di Medan, dan seluruh Kabupaten Kota lainnya.
"Alhamdulillah sampai dengan hari ini di jajaran Polda Sumatera Utara tidak ada kejadian yang menonjol akibat daripada black out,"ungkapnya.
Kordinasi Dengan PLN, Listrik di Sumut 71 Persen Hidup dan Stok BBM Aman
Wakapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan listrik negara (PLN) wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak PLN kepadanya, hingga Sabtu malam, untuk Kota Medan sekira 76 persen listrik kembali terhubung.
Sedangkan secara keseluruhan di Sumatera Utara sudah mencapai 71 persen.
"kami peroleh data bahwa untuk wilayah Sumatera Utara ke aktivitas ataupun nyala lampu yang ada di wilayah Sumatera sudah mencapai 71,8 persen ya untuk wilayah Kota Medan saja ini sudah mencapai 76,8 persen ya Dan harapannya ini akan terus meningkat ya mudah-mudahan besok sudah bisa mencapai 100 persen,"ungkapnya.
Begitu juga dengan stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, ia memastikan stok cukup.
Hanya saja, sebagian masyarakat panik, sehingga ketika bahan bakar di kendaraan belum waktunya diisi, sudah diisi.
Hal inilah yang mengakibatkan antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Namun demikian, jenderal bintang satu ini menyebut ada sebagian SPBU swasta memilih menutup SPBU karena proses pengisian menggunakan barcode terkendala akibat jaringan internet.
"ketersediaan BBM masih aman dan normal rekan-rekan sekalian memang ada sedikit laporan terkait dengan adanya transaksi dengan menggunakan barcode yang mengalami sedikit gangguan tadi siang akibat mungkin karena jaringan-jaringan Telkom."
----
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menambahkan, 365 personel yang dikerahkan patroli menjalankan misi kemanusiaan.
Mereka disebar ke lokasi-lokasi yang masih padam listriknya.
Akan tetapi, sebelumnya personel diluar dari 365 sejak hari Jumat sudah dikerahkan untuk mengatur lalu lintas, dan sebagainya.
"Kesiapan pasukan sekurang-kurangnya yang kita kerahkan 365 personel, diluar yang sudah melakukan patroli. 365 akan kami sebarkan di titik yang terjadi pemadaman, dan membutuhkan Polisi,"kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Sabtu (23/5/2026).
Mantan Dirresnarkoba Polda Sumut ini merinci, mereka mengerahkan 78 mobil patroli, dan 58 motor trail.
Sedangkan untuk personel yang berada di lokasi pado, ada 29 titik.
"Untuk kendaraan patroli ada 78 mobil patroli kami kerahkan dan untuk roda 2 ada 58. Sasarannya adalah melakukan stasioner di persimpangan jalan masih pemadaman listrik,"ungkapnya.
Untuk personel yang berpatroli untuk mengantisipasi kejahatan yang memanfaatkan situasi black out.
Untuk sebagian lagi, berjaga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kurang lebih sebanyak 91 SPBU di Kota Medan.
Sebab, banyak SPBU yang kewalahan menghadapi pembeli karena ramai diserbu masyarakat.
"Kedua, secara mobile di lokasi berpotensi kejahatan jalanan. Ketiga, kami tempatkan personel ke SPBU di kota Medan, karena ada 91 SPBU di Medan."
(Cr25/Tribun-medan.com)