Sempat Padam Massal, Sistem Kelistrikan Sumbar Kini Sudah Stabil 100 Persen
Fajar Alfaridho Herman May 24, 2026 02:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar memastikan sistem kelistrikan di Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya setelah sebelumnya mengalami gangguan transmisi yang menyebabkan pemadaman listrik massal di sejumlah daerah sejak Jumat (22/5/2026) malam.

Meski proses pemulihan dilakukan secara bertahap, hingga Sabtu (23/5/2026) malam masih terdapat beberapa wilayah yang mengalami pemadaman listrik.

Sistem Kelistrikan Sempat Minus Daya

General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim, mengatakan hingga Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, kondisi sistem kelistrikan di Sumbar sudah menguat hingga 96 persen.

Namun pada saat itu, sistem masih mengalami defisit daya sekitar 29,5 MW sehingga pemadaman masih tersebar di beberapa kabupaten dan kota.

“Pada pukul 04.30 WIB tadi, masih ada sebaran pemadaman di beberapa kabupaten dan kota tapi semakin mengecil,” ujar Arjun saat memberikan keterangan.

Baca juga: Diduga Keracunan Asap Genset, Orang Tua Temukan 3 Pelajar di Tanah Datar dengan Mulut Berbusa

Menurutnya, kondisi pada pagi hari cenderung lebih stabil karena beban penggunaan listrik masyarakat lebih rendah dibandingkan malam hari. Situasi tersebut membantu proses pemulihan sistem berjalan lebih cepat.

Ia juga berharap sejumlah pembangkit listrik di wilayah Sumatera dapat segera sinkron agar kekurangan daya yang terjadi bisa segera tertutupi.

“Semoga beberapa pembangkit di seluruh Sumatera bisa sinkron sehingga minus defisit daya secara keseluruhan bisa tercukupi,” katanya.

PLN Pastikan Listrik Sudah Pulih Total

Arjun Karim memastikan, pada Minggu (24/5/2026) pukul 05.10 WIB sistem kelistrikan di Sumbar akhirnya berhasil pulih sepenuhnya.

“Alhamdulillah sistem Sumbar pagi ini pada jam 05.10 sudah bisa 100 persen. Hingga siang ini pun tidak ada lagi gangguan dan sudah pulih semuanya,” tuturnya.

Sebelumnya, PLN UID Sumbar sempat menyampaikan bahwa proses normalisasi sistem masih terus berlangsung sambil menunggu tambahan pasokan daya dari sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan (SBS).

Baca juga: Terungkap! Satu Korban Meninggal Akibat Asap Genset di X Koto Santri MTs Diniyah Pandai Sikek

Selain itu, proses sinkronisasi pembangkit PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin juga masih dilakukan guna memperkuat pasokan listrik di Sumbar.

PLN Sempat Siapkan Manajemen Beban

Pada Sabtu (23/5/2026) sore, PLN mengungkapkan bahwa kondisi kecukupan daya baru mencapai sekitar 70 persen dari total kemampuan sistem. Saat itu, sistem kelistrikan Sumbar masih membutuhkan tambahan daya sekitar 240 MW.

PLN juga menyebut kemungkinan dilakukan manajemen beban atau manual load shedding (MLS) sementara di sejumlah wilayah apabila kebutuhan daya belum terpenuhi.

“Apabila kondisi tersebut belum dapat terpenuhi sesuai kebutuhan sistem, maka akan dilakukan manajemen beban sementara di sejumlah wilayah di Sumatera Barat guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan,” ujar Arjun.

PLN pun meminta masyarakat bersabar selama proses sinkronisasi pembangkit berlangsung dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan akibat pemadaman listrik yang terjadi.

Pemulihan Bertahap

General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu tambahan pasokan daya dari sistem kelistrikan Sumatera Bagian Selatan (SBS) hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Selain itu, proses sinkronisasi pembangkit PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin juga masih berlangsung dan ditargetkan sinkron hingga pukul 21.00 WIB.

“Apabila kondisi tersebut belum dapat terpenuhi sesuai kebutuhan sistem, maka akan dilakukan manajemen beban (manual load shedding/MLS) sementara di sejumlah wilayah di Sumatera Barat guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026) sore.

Arjun Karim menjelaskan, kondisi kecukupan daya saat ini telah mencapai sekitar 70 persen dari total daya mampu ssistem

"Namun, sistem kelistrikan masih membutuhkan tambahan kecukupan daya sebanyak 240 MW," sebutnya.

Ia menambahkan, jadwal manajemen beban (manual load shedding/MLS) akan segera diumumkan lebih lanjut kepada masyarakat.

Kata dia, pihak PLN terus mengoptimalkan seluruh upaya pemulihan agar pasokan listrik dapat kembali normal secepatnya.

Baca juga: Listrik 102 Kecamatan di Sumbar Masih Padam hingga Sabtu Siang

“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses normalisasi sistem kelistrikan berlangsung,” tutupnya.

Ia menambahkan, informasi diupdate pada Sabtu (23/5/2026) sekira pukul 16.40 WIB dan meminta masyarakat bersabar.

"Kami meminta masyarakat bersabar, hingga proses sinkron ditargetkan pukul 21.00 WIB nanti," tambahnya.

Sementata di Parak Jigarang, Anduring, Kuranji, Kota Padang menjadi dampak dari pemadaman ukang listrik.

Warga, Aina mengatakan listrik kembali padam di daerahnya pada Sabtu sore, sekira pukul 15.49 WIB.

"Lampu kembali padam, sehingga aktivitas menjadi terganggu, hp dan laptop saya kehabisan baterai," pungkasnya.

Ia berharap, pihak PLN segera memperbaiki ganguan yang terjadi di daerahnya.

Sehingga masyarakat yang bergantung pada listrik dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.

"Semoga cepat hidupnya, karena kerja pun susah, saya bekerja menghubungi pelanggan lewat handphone, kalau baterai habis jadi terganggu," tambahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.