SURYA.CO.ID - Nama Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjadi sorotan setelah insiden pemadaman listrik total atau blackout yang melanda wilayah Sumatera.
Peristiwa ini menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan wilayah Sumatera menjadi gelap gulita.
Berdasarkan keterangan resmi manajemen PLN, petaka blackout ini dipicu oleh adanya titik rapuh pada koridor transmisi tegangan tinggi yang berada di wilayah Jambi.
Faktor cuaca buruk di kawasan tersebut disinyalir kuat menjadi penyebab utama rontoknya sistem pertahanan interkoneksi kelistrikan yang menghubungkan berbagai wilayah di Sumatera.
Menanggapi insiden massal tersebut, Darmawan Prasodjo selaku pimpinan tertinggi PLN menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat di Sumatera bagian selatan, tengah, dan utara.
"Mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi di masyarakat. Karena sistem kelistrikan terutama di Sumatera bagian selatan, tengah, dan utara mengalami gangguan," ucap Darmawan saat konferensi pers resmi di Jakarta, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Darmawan menegaskan bahwa pihaknya terus bergerak cepat melalui koordinasi intensif dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, aparat, serta seluruh pemangku kepentingan.
"Kami berkolaborasi, kami bersama-sama memastikan agar proses recovery ini berjalan dengan cepat, dengan aman, dengan presisi, dan juga transparan," jelasnya.
Baca juga: Penyebab Mati Lampu Massal di Sumatera, PLN Ungkap Alasan Berawal dari Gangguan Cuaca
Darmawan Prasodjo lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1970.
Pada tahun 2026 ini, ia menginjak usia 56 tahun.
Darmawan dikenal memiliki latar belakang internasional yang kuat setelah menempuh studi selama 17 tahun di Amerika Serikat, sebelum akhirnya kembali ke tanah air pada 2012.
Kariernya di PLN dan pemerintahan terbilang cemerlang:
Darmawan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Magelang, yaitu di SD Bersubsidi IV, SMP Negeri 2 Magelang, dan SMA Negeri 1 Magelang.
Perjalanan akademisnya berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi di Amerika Serikat:
Berdasarkan data LHKPN per 3 Februari 2026 untuk periode 2025, total harta kekayaan bersih Darmawan Prasodjo mencapai Rp 110.072.697.106. Berikut rinciannya:
A. Tanah dan Bangunan (Total Rp 45.706.500.000)
Harta Bergerak Lainnya: Rp 130.000.000
Total Kekayaan Bersih Rp 110.072.697.106