Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo Disorot Karena Listrik Sumatera Blackout, Minta Maaf
Pipit Maulidya May 24, 2026 02:32 PM

 

 

SURYA.CO.ID - Nama Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjadi sorotan setelah insiden pemadaman listrik total atau blackout yang melanda wilayah Sumatera.

Peristiwa ini menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan wilayah Sumatera menjadi gelap gulita.

Penyebab Blackout Sumatera

Berdasarkan keterangan resmi manajemen PLN, petaka blackout ini dipicu oleh adanya titik rapuh pada koridor transmisi tegangan tinggi yang berada di wilayah Jambi.

Faktor cuaca buruk di kawasan tersebut disinyalir kuat menjadi penyebab utama rontoknya sistem pertahanan interkoneksi kelistrikan yang menghubungkan berbagai wilayah di Sumatera.

Menanggapi insiden massal tersebut, Darmawan Prasodjo selaku pimpinan tertinggi PLN menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat di Sumatera bagian selatan, tengah, dan utara.

"Mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi di masyarakat. Karena sistem kelistrikan terutama di Sumatera bagian selatan, tengah, dan utara mengalami gangguan," ucap Darmawan saat konferensi pers resmi di Jakarta, Sabtu (23/5/2026) pagi.

Darmawan menegaskan bahwa pihaknya terus bergerak cepat melalui koordinasi intensif dengan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, aparat, serta seluruh pemangku kepentingan.

"Kami berkolaborasi, kami bersama-sama memastikan agar proses recovery ini berjalan dengan cepat, dengan aman, dengan presisi, dan juga transparan," jelasnya.

Baca juga: Penyebab Mati Lampu Massal di Sumatera, PLN Ungkap Alasan Berawal dari Gangguan Cuaca

Profil dan Karier Darmawan Prasodjo

Darmawan Prasodjo lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1970.

Pada tahun 2026 ini, ia menginjak usia 56 tahun.

Darmawan dikenal memiliki latar belakang internasional yang kuat setelah menempuh studi selama 17 tahun di Amerika Serikat, sebelum akhirnya kembali ke tanah air pada 2012.

Kariernya di PLN dan pemerintahan terbilang cemerlang:

  • Direktur Utama PT PLN (Persero): Desember 2021 – Sekarang.
  • Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero): Desember 2019 – 2021 (berdasarkan SK-325/MBU/12/2019).
  • Komisaris PLN: Agustus 2018 – Desember 2019.
    Deputi I Bidang Pengendalian, Pembangunan, Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Kantor
  • Staf Presiden (KSP): 2015 – 2019.
    Presiden Komisaris Ametis Energi Nusantara: 2013 – 2014.
  • Co-chair Post 2015 Millennium Development Goals: 2013 – 2014.
  • Kepala Jurusan Prodi Green Economy di Surya University: 2012 – 2013.
  • Direktur di Indonesia Center for Green Economy.

Riwayat Pendidikan

Darmawan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Magelang, yaitu di SD Bersubsidi IV, SMP Negeri 2 Magelang, dan SMA Negeri 1 Magelang.

Perjalanan akademisnya berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi di Amerika Serikat:

  • Computer Science di Texas A&M University (1994): Lulus Sarjana.
  • Computer Science di Texas A&M University (2000): Lulus Magister.
  • Doktor Ekonomi Terapan (Ekonomi Sumber Daya Alam) di Texas A&M University (2011).
  • Post Doctoral di Duke University.

Rincian Harta Kekayaan (LHKPN)

Berdasarkan data LHKPN per 3 Februari 2026 untuk periode 2025, total harta kekayaan bersih Darmawan Prasodjo mencapai Rp 110.072.697.106. Berikut rinciannya:

A. Tanah dan Bangunan (Total Rp 45.706.500.000)

  • Tanah & Bangunan 570 m2/1.300 m2 di Tangerang Selatan (Hasil Sendiri): Rp 12.000.000.000
  • Tanah & Bangunan 600 m2/72 m2 di Bantul: Rp 1.200.000.000
  • Tanah & Bangunan 1.120 m2/500 m2 di Bantul: Rp 2.800.000.000
  • Tanah 2.060 m2 di Tangerang Selatan (Hasil Sendiri): Rp 2.000.000.000
  • Tanah & Bangunan 1.308 m2/1.594 m2 di Jakarta Selatan (Hasil Sendiri): Rp 22.900.000.000
  • Tanah & Bangunan 555 m2/400 m2 di Klaten: Rp 832.500.000
  • Tanah 1.310 m2 di Klaten: Rp 250.000.000
  • Tanah 1.110 m2 di Klaten: Rp 150.000.000
  • Tanah & Bangunan 2.047 m2/500 m2 di Bantul (Hasil Sendiri): Rp 2.400.000.000
  • Tanah 74 m2 di Bantul (Hasil Sendiri): Rp 74.000.000
  • Tanah & Bangunan 575 m2/372 m2 di Depok (Hasil Sendiri): Rp 1.100.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin (Total Rp 1.262.000.000)

  • Mobil Hyundai Ioniq Tahun 2021: Rp 350.000.000
  • Motor United T1800 Tahun 2021: Rp 7.000.000
  • Motor Smoot Tempur Tahun 2023 (Hadiah): Rp 5.000.000
  • Mobil Denza D9 Tahun 2025: Rp 900.000.000

C. Harta Lainnya

Harta Bergerak Lainnya: Rp 130.000.000

  • Surat Berharga: Rp 20.588.000.000
  • Kas dan Setara Kas: Rp 42.976.764.551
  • Harta Lainnya: Rp 35.000.000
  • Kewajiban Hutang: Rp 625.567.445

Total Kekayaan Bersih Rp 110.072.697.106

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.