Mobil Tronton Pengangkut Material Pembuatan Gypsum Terguling di Jalan Jogja-Wonosari
Yoseph Hary W May 24, 2026 03:02 PM

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ramai di media sosial sejumlah pengguna jalan di tikungan Jalan Jogja-Wonosari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, terganggu dengan debu tebal berwarna putih.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan, kondisi itu terjadi karena satu unit mobil Mitsubishi Tronton B 9657 BEU yang mengangkut material pembuatan gypsum terguling di lokasi kejadian pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

"Kecelakaan lalu lintas berawal saat mobil Mitsubishi Tronton B 9657 BEU melaju di Jalan Wonosari dari arah atas ke bawah. Sesampainya di tempat kejadian perkara terdapat kondisi jalan menikung dan menurun, sehingga sopir mobil tersebut mengambil lajur kanan dan bermaksud kembali ke lajur kiri," bebernya, Minggu (24/5/2026).

Tiba-tiba tronton miring 

Namun, tiba-tiba, mobil tronton tersebut miring dan terguling ke sebelah kanan sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas tunggal. Akibatnya, kendaraan itu mengalami kerusakan berupa kaca depan pecah dan bak bagian belakang jebol. Bahkan muatannya tumpah serta sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas. 

BERSIHKAN MATERIAL: Personel BPBD Bantul bersama sejumlah pihak sedang melakukan pembersihan material gypsum yang tumpah dikarenakan laka tunggal di tikungan Jalan Jogja-Wonosari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Minggu (24/5/2026).
BERSIHKAN MATERIAL: Personel BPBD Bantul bersama sejumlah pihak sedang melakukan pembersihan material gypsum yang tumpah dikarenakan laka tunggal di tikungan Jalan Jogja-Wonosari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Minggu (24/5/2026). (Istimewa/Dok. BPBD Bantul)

Selain itu, pengemudi mobil tronton tersebut yakni RS (62), warga Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mengalami luka lecet dan memar, sedangkan penumpangnya yakni DI (50), warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mengalami luka hingga patah pada paha kaki sebelah kiri. 

"Sopir dan penumpang tersebut telah mendapatkan perawatan atau penanganan di Rumah Sakit Islam Yogyakarta Persaudaraan Djamaah Hadji Indonesia Kalasan," jelas Rita.

Pascakejadian tersebut, polisi melakukan evakuasi mobil tronton dan material yang tumpah dengan menggandeng sejumlah pihak termasuk personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul.

Dampak debu

Terpisah, Kepala Bidang Damkarmat BPBD Kabupaten Bantul, Kristanto Kurniawan, menyebut, upaya evakuasi dilakukan dengan dinas terkait pada pagi tadi sekitar pukul 5.30 WIB. 

"Mobil tronton beserta sisa material dapat dievakuasi, akan tetapi terdapat banyak sisa material yang menutupi jalan dan mengakibatkan debu menutup akses jalan hingga memutus jalur," jelasnya.

Kemudian, Satlantas Piyungan meminta bantuan BPBD Bantul untuk membersihkan atau menyemprot sisa material tumpahan mobil tronton tersebut. Setidaknya, satu unit pemadam kebakaran beserta personel meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan.

Tidak hanya itu saja, personel dari Sektor Banguntapan, relawan, dan sebagainya turut turun membantu evakuasi tumpukan tumpahan material tersebut. Demikian pula, satu unit tangki berisi air turut dikerahkan untuk membersihkan lokasi kejadian.

"Beberapa waktu kemudian, pembersihan tumpahan material pembuatan gypsum selesai. Diperkirakan, ada sekitar 10 ton bahan material yang tumpah dan dilakukan pembersihan," tutupnya.(nei)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.