TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Aparat gabungan dari Tim (URC) Unit Reaksi Cepat Sat Reskrim Polres Polman dan Sat Intelkam Polres Polewali Mandar bersama Polsek Wonomulyo, berhasil menggagalkan dugaan aksi penyerangan antar kelompok pemuda di wilayah Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (23/5/2026) malam.
Sebanyak 36 orang diamankan dalam operasi tersebut. Dari jumlah itu, tiga orang diketahui membawa senjata tajam, sementara seorang lainnya dimintai keterangan sebagai saksi.
Baca juga: ASN di Polman Curi Mesin AC Kantor Bupati Tiap Akhir Pekan Saat Suasana Sepi
Baca juga: ASN di Polman Curi 21 Unit AC di Kantor Bupati Hingga Gedung PKK Hasil Curian Dijual ke Makassar
Selain para pemuda yang diamankan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 29 unit handphone, 12 unit sepeda motor, dua bilah parang, empat bilah badik, serta beberapa barang lainnya yang ditemukan di lokasi kejadian.
Saat ini, tiga orang yang kedapatan membawa senjata tajam beserta seorang saksi telah dibawa ke Polres Polewali Mandar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara puluhan pemuda lainnya masih menjalani pendataan dan pembinaan di Polsek Wonomulyo.
Informasi awal diterima petugas sekitar pukul 22.50 WITA polisi menerima laporan, rencana penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda asal Campalagian terhadap kelompok pemuda di wilayah Wonomulyo.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel gabungan yang dipimpin Kanit I Intelkam IPDA Irhan, bersama Personel Lainnya langsung bergerak melakukan patroli di lokasi yang dicurigai menjadi tempat berkumpulnya kelompok tersebut.
Patroli dilakukan di kawasan Alun-Alun Mapilli, Lingkungan Lampa, Kelurahan Mapilli, Kecamatan Mapilli.
Sekitar pukul 23.20 WITA, petugas menemukan sekelompok anak muda yang diduga hendak melakukan aksi penyerangan.
Saat dilakukan pemeriksaan badan, petugas menemukan beberapa orang membawa senjata tajam berupa parang dan badik.
Polisi kemudian mengamankan seluruh kelompok tersebut dan membawanya ke Polsek Wonomulyo untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan awal.
“Gerak cepat ini dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi penyerangan dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif,” ujar Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.
“Kami berharap para orang tua dapat lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum maupun merugikan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya. (*)