TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Rumor mengenai PSMS Medan yang disebut-sebut akan menggunakan sembilan pemain asing untuk menghadapi turnamen Piala Presiden 2026 tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Kabar tersebut mencuat setelah sejumlah suporter Ayam Kinantan menilai PSMS perlu menambah kekuatan skuad, khususnya pemain asing, agar mampu bersaing dengan klub-klub besar yang tampil di turnamen pramusim bergengsi tersebut.
Warganet bahkan menyebut penggunaan banyak pemain asing menjadi langkah yang tepat mengingat persaingan di Piala Presiden 2026 diprediksi berlangsung ketat.
Apalagi beberapa tim peserta dikabarkan sudah mulai mempersiapkan skuad terbaiknya sejak jauh hari.
Namun rumor itu langsung dibantah Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan.
Ia menegaskan manajemen tidak memiliki rencana menggunakan sembilan pemain asing sekaligus pada ajang tersebut.
Menurut Fendi, Piala Presiden 2026 lebih difokuskan sebagai ajang uji coba dan pematangan tim sebelum mengarungi kompetisi resmi musim 2026/2027.
“Sebenarnya tidak sampai sembilan pemain asing. Hanya beberapa saja menurut saya. Karena fokus kami kan hanya uji coba, bukan ada target juara di Piala Presiden,” ujar Fendi kepada Tribun Medan, Minggu (24/5/2026).
Ia menjelaskan, secara logika akan sulit membangun tim yang solid apabila seluruh pemain asing baru dikumpulkan dalam waktu singkat.
Terlebih PSMS kemungkinan akan berhadapan dengan klub-klub besar seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta yang mayoritas pemain asingnya sudah bermain bersama selama satu musim penuh.
Menurutnya, faktor chemistry menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk kekuatan tim.
“Kalau kita ambil sembilan pemain asing, lalu bertemu tim seperti Persib atau Persija yang pemain asingnya sudah bermain bersama selama satu musim, tentu berbeda dengan kita yang mungkin baru berkumpul satu bulan. Dari segi chemistry pasti beda dan itu tidak bisa dipungkiri,” katanya.
Fendi mengungkapkan, PSMS memang berencana mendatangkan beberapa pemain asing untuk menjalani trial selama persiapan menuju Piala Presiden 2026.
Selain untuk kebutuhan turnamen, proses seleksi itu juga menjadi bagian dari persiapan tim menghadapi kompetisi Liga 2 musim depan.
“Paling kami nanti akan trial beberapa pemain asing. Tujuannya juga untuk kebutuhan tim di Liga nanti,” ucapnya.
Ia menambahkan, jumlah pemain asing yang nantinya direkrut akan disesuaikan dengan kebutuhan dan rekomendasi pelatih kepala.
“Sesuai nanti dengan pelatih, berapa pemain yang memang diminta,” lanjutnya.
Fendi juga memastikan bahwa saat ini manajemen sudah mengantongi beberapa nama pemain asing yang sebelumnya pernah tampil di kompetisi Liga Indonesia.
Hal itu dilakukan agar proses adaptasi pemain nantinya bisa berjalan lebih cepat.
Meski demikian, PSMS Medan tetap akan selektif dalam menentukan komposisi skuad.
Manajemen disebut tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan hanya demi mengikuti tren penggunaan pemain asing yang kini mulai marak dilakukan sejumlah klub di Indonesia.
Dengan pendekatan tersebut, Ayam Kinantan berharap dapat membentuk tim yang lebih solid dan kompetitif untuk menghadapi musim baru.
(Cr29/tribun-medan.com)