PAL-KOAP Papua Barat Sebut Paket PL Dipending, Tunggu Pembahasan Bersama Gubernur Awal Juni
Roifah Dzatu Azmah May 24, 2026 04:44 PM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Seluruh paket Penunjukan Langsung (PL) yang berada dalam proses pengadaan melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Provinsi Papua Barat, untuk sementara waktu dipending menunggu pembahasan lebih lanjut bersama Gubernur Papua Barat.

Perkumpulan Asosiasi Lokal Kontraktor Pengusaha Orang Asli Papua (PAL-KOAP) Papua Barat, Alex Wonggor, mengatakan keputusan tersebut diperoleh berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya dengan Gubernur Papua Barat terkait aspirasi yang sebelumnya disampaikan oleh PAL-KOAP.

Menurut Alex, Gubernur Papua Barat telah memberikan instruksi kepada Biro Pengadaan Barang dan Jasa agar seluruh paket PL dengan nilai pekerjaan antara Rp500 juta hingga Rp2,5 miliar untuk sementara tidak dijalankan sampai adanya pembahasan lanjutan.

Baca juga: 132 Tahun Misi Katolik: "Kas Abu Naik", Papua Pantai dan Gunung Bersatu di Fakfak

“Untuk sementara Bapak Gubernur sudah memberikan instruksi melalui Biro Barjas bahwa paket-paket PL dengan nilai Rp500 juta sampai Rp2,5 miliar dipending terlebih dahulu dan belum ada yang menjalankan,” ujar Alex Wonggor saat diwawancarai media di Manokwari, belum lama ini.

Ia menjelaskan, pembahasan terkait keterlibatan kontraktor Orang Asli Papua yang tergabung dalam PAL-KOAP akan dilakukan setelah Gubernur Papua Barat kembali ke Manokwari pada awal Juni mendatang.

“Nanti tanggal 1 Juni Bapak Gubernur tiba di Manokwari dan akan membahas secara khusus terkait bagian KOAP. Setelah itu baru mekanisme selanjutnya bisa berjalan,” katanya.

Atas respons tersebut, Alex menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat yang dinilai telah merespons aspirasi PAL-KOAP dengan baik.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur karena sudah menjawab aspirasi kami, memberikan respons yang baik, dan mendukung apa yang kami perjuangkan,” ujarnya.

Alex juga meminta Biro Pengadaan Barang dan Jasa untuk menjalankan instruksi yang telah disampaikan oleh Gubernur Papua Barat terkait penundaan sementara paket-paket PL tersebut.

“Jadi kami minta kepada Biro Barjas untuk mendengar dan melaksanakan apa yang sudah disampaikan Bapak Gubernur. Kalau masih ada paket PL yang berjalan, maka kami akan turun langsung ke Biro Barjas karena instruksi dari Pak Gubernur sudah sangat jelas,” tegasnya.

Baca juga: Rekomendasi Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme 

Meski demikian, Alex menegaskan bahwa hingga saat ini komunikasi antara PAL-KOAP dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Biro Barjas masih berjalan dengan baik dan kondusif.

Sementara itu, Sekretaris PAL-KOAP Papua Barat, Lewis Wanggai, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung seluruh program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Papua Barat.

Selain itu, PAL-KOAP juga siap membangun sinergi dengan DPR Papua Barat maupun seluruh OPD guna menciptakan kerja sama yang baik dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

“Tentu PAL-KOAP akan mendukung program-program Gubernur Papua Barat, DPR Papua Barat maupun OPD. Yang kami inginkan adalah adanya sinergitas dan kerja sama dari semua pihak,” kata Lewis.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang baik sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat maupun pelaku usaha lokal.

“Jangan sampai ada komunikasi yang terputus atau berjalan sendiri-sendiri sehingga menimbulkan pemikiran yang negatif. Karena itu kami berharap semua pihak terus membangun komunikasi dan koordinasi yang baik,” tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.