Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Hujan lebat mengguyur Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (23/5/2026) sore. Akibatnya, sejumlah rumah warga terendam banjir hingga tembok pada sebuah gang ambruk.
Dari video viral yang beredar, terlihat warga merekam kondisi banjir yang mulai merendam rumah mereka. Terlihat, seorang wanita tengah berjalan di depan rumah dengan kondisi air hampir setinggi pinggang.
Di video lain, terlihat pula pengendara motor yang tengah melintas di sebuah gang yang juga terendam banjir. Tak berselang lama, tembok pada gang tersebut tiba-tiba ambruk hingga membuat perekam video histeris.
Kepala Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Agus Karyana mengkonfirmasi adanya dampak hujan lebat hingga menyebabkan banjir dan tembok roboh tersebut.
"Banjirnya itu sekitar jam 3 sore, genangan air membawa lumpur dan merendam rumah warga serta jalan akses dengan ketinggian sekitar 60 sampai 80 sentimeter,” kata Agus, Minggu (24/5/2026).
Baca juga: Dramatis, Polisi dan Warga di Bandung Barat Gotong Pasien Gawat Darurat di Tengah Euforia Bobotoh
Agus mengungkapkan, banjir terjadi di sejumlah RW di Desa Gudangkahuripan. Peristiwa tembok gang roboh terjadi di RT 1 RW 6.
Banjir diduga terjadi akibat tingginya volume air mengalir dari dataran tinggi di wilayah setempat.
“Hujannya memang sangat deras. Air dari hulu tidak tertampung drainase sehingga meluap ke rumah-rumah warga,” ungkapnya.
Meski begitu, lanjut Agus, bajir tak berlangsung lama dan berangsur menyusut seiring hujan reda. Dia memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi ini harus jadi perhatian bersama karena perlu solusi komprehensif, terutama penataan drainase dan kawasan hulu. Kalau tidak, kejadian seperti ini akan terus berulang setiap hujan deras turun,” ujarnya. (*)