Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Aksi dramatis polisi menggotong pasien gawat darurat terjadi di Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat euforia bobotoh Persib Bandung Juara, Sabtu (23/5/2026) malam.
Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya mengatakan, pasien tersebut berasal dari sebuah ambulans yang hendak menuju RSUD Cikalongwetan namun terjebak kepadatan bobotoh di jalan raya.
"Betul, tadi malam saya berada di lokasi lagi di tengah (jalan) mengatur kepadatan, ada ambulans tidak bisa jalan, stuck, jadi saya insiatif untuk digotong, ditandu, karena ibu (pasien) nya itu katanya sakit jantung, sudah sesak," kata Deden saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).
Deden dibantu warga maupun sejumlah bobotoh kemudian menggotong pasien gawat darurat terebut ke RSUD Cililin. Detik-detik kapolsek bersama warga menembus kepadatan bobotoh dan kendaraan yang terhenti di jalan terlihat begitu dramatis.
"Itu dari lokasi ke RSUD sekitar 600 meter, lumayan itu harus lewat sela-sela kendaraan juga, itu sekitar jam 9 nan," ungkapnya.
Baca juga: Beckham Beri Pesan Bagi Bobotoh yang Rayakan Persib Juara: Tetap Tertib Semoga Jadi Agenda Tahunan
Pasien gawat darurat tersebut langsung mendapat penanganan medis lebih lanjut saat tiba di rumah sakit. Koordinasi telah dilakukan sebelumnya, sehingga pasien yang tiba langsung mendapatkan penanganan.
"Alhamdulilah, sebelum kita tandu juga kita sudah koordinasi, jadi pas ditandu juda sudah disiapkan alat, pas nyampe langsung ditangani rumah sakit," ujarnya.
Deden menambahkan, Jalan Cikalong mengalami kepadatan usai Persib Bandung dipastikan meraih gelar juara Super League 2025/2026. Para bobotoh beruforia dengan melakukan konvoi hingga lalu lintas mengalami kepadatan.
"Tadi malam itu memang padat sekali, kami hadir untuk memastikan lalu lintas bisa tetap berjalan, dan memang tadi malam itu sebetulnya lebih dari satu ambulans yang hendak ke RSUD Cikalongwetan," tandasnya. (*)