Pelatihan Praktik Uji SIM C di Alun-alun Barat Kota Serang, Warga Antusias Ikuti Safety Riding
Abdul Rosid May 24, 2026 05:07 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Satlantas Polresta Serang Kota menggelar kegiatan pelatihan praktik uji Surat Izin Mengemudi (SIM) kendaraan roda dua di Alun-alun Barat Kota Serang, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini disambut antusias masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga dari kalangan anak muda, ibu-ibu, hingga bapak-bapak tampak memperhatikan peserta yang sedang mengikuti pelatihan praktik berkendara.

Baca juga: Dukung Pemulihan Pascabencana, Polresta Serang Kota Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Banjir

Pelatihan tersebut menggunakan kendaraan roda dua jenis matik dan manual. 

Para peserta mengenakan rompi hijau serta memakai helm selama mengikuti kegiatan.

Di lokasi juga terpasang banner bertuliskan “Praktik Uji SIM Sepeda Motor”.

Kasubdit SIM Satlantas Polresta Serang Kota, Ipda Agus Rubiansyah mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata cara berkendara yang baik dan benar, khususnya bagi calon pemohon SIM sepeda motor.

“Hari ini kita adakan safety riding dan driving khususnya untuk pembuatan SIM kendaraan roda dua, agar masyarakat mengetahui bagaimana cara mengendarai kendaraan di jalan yang baik dan benar,” ujar Agus.

Ia menambahkan, jumlah masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut berkisar antara 30 hingga 50 orang.

Menurutnya, antusiasme warga cukup tinggi selama pelatihan berlangsung.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80,” katanya.

Salah seorang peserta, Asnawiri, warga Ciracas, Kota Serang, mengaku senang dengan adanya pelatihan tersebut.

Menurut dia, kegiatan itu membantu masyarakat memahami teknik berkendara yang benar serta mengenal rambu-rambu lalu lintas.

“Saya cukup senang dengan adanya kegiatan ini, karena jadi tahu cara membawa motor yang benar dan memahami rambu-rambu lalu lintas,” ujarnya.

Meski demikian, Asnawiri mengaku masih mengalami kesulitan saat menjalani simulasi ujian praktik, terutama ketika melewati tikungan atau belokan lintasan.

Ia juga berharap pihak kepolisian terus melakukan evaluasi agar proses ujian SIM lebih mudah dipahami masyarakat tanpa mengurangi aspek keselamatan berkendara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.