Duet Pelatih Timnas Padel Indonesia Diperkenalkan di Yogyakarta, Siap Angkat Prestasi ke Level Asia
Hari Susmayanti May 24, 2026 05:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) terus memperkuat fondasi olahraga padel nasional untuk bersaing di level Asia.

Dalam konferensi pers di sela-sela partai puncak turnamen FIP Bronze di Yogyakarta, Minggu (24/5/2026), publik diperkenalkan dengan dua figur penting yang kini bergabung dalam pengembangan Tim Nasional Padel Indonesia, yakni Ari Moyà dan Denise Hoefer.

Kehadiran keduanya diharapkan mampu membawa pengalaman internasional sekaligus membantu Indonesia berkembang menjadi salah satu kekuatan baru padel di kawasan Asia.

Denise Hoefer yang kini dipercaya sebagai penasihat teknis padel Indonesia mengaku bangga dapat terlibat dalam perjalanan besar padel Tanah Air.

“Pada kesempatan luar biasa ini, saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih. Kami merasa sangat terhormat bisa menjadi bagian dari perjalanan luar biasa Federasi Padel Internasional, namun yang paling utama Federasi Padel Indonesia,” ujar Denise.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, beserta jajaran federasi atas kepercayaan yang diberikan kepada tim internasional tersebut.

“Ini terorganisir dengan sangat baik dalam tingkat profesional yang sangat tinggi. Kami hadir untuk membawa pengetahuan, semangat, dan hati kami dalam olahraga padel ini untuk membantu negara Anda berkembang dan menjadikannya sebagai pusat kekuatan di Asia,” lanjutnya.

Baca juga: PBPI Siapkan Roadmap Besar Padel Indonesia, Bidik Asian Games hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Menurut Denise, kontribusi mereka tidak hanya difokuskan untuk tim nasional, tetapi juga bagi pengembangan pemain lokal serta ekosistem padel Indonesia secara menyeluruh.

“Kami akan berada di sini tentunya untuk tim nasional, tetapi juga untuk semua pemain lokal dan pengembangan lokal serta langkah selanjutnya bagi Anda dan APPI. Mari kita ciptakan sesuatu yang luar biasa bersama-sama untuk seluruh negeri,” katanya.

Denise Hoefer sendiri dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh di dunia padel Eropa. Perempuan asal Jerman itu tercatat enam kali menjuarai kejuaraan nasional padel Jerman. 

Selain itu, ia juga aktif sebagai ambassador berbagai brand olahraga internasional dan terlibat dalam sejumlah forum olahraga dunia.

Sementara itu, Ari Moya merupakan pelatih asal Spanyol yang mengantongi lisensi Spanish Coach Level 3.

Berdasarkan rekam jejaknya, Ari pernah menjadi pelatih kepala tim nasional putri Jerman pada 2025 dan juga dipercaya menangani tim nasional Arab Saudi.

Memasuki 2026, Ari ditunjuk sebagai head coach sekaligus menjabat Head of Training di FPIB. Pengalaman internasional yang dimilikinya diharapkan dapat meningkatkan kualitas teknik hingga sistem pembinaan atlet padel Indonesia.

Masuknya dua figur internasional tersebut menjadi sinyal kuat keseriusan Indonesia dalam membangun kekuatan padel nasional untuk menghadapi persaingan Asia, termasuk menyambut Asian Games 2026 dan berbagai agenda internasional lainnya. (*)
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.