TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grup band Slank bersiap mengobati kerinduan para penggemarnya di Sumatera Selatan lewat gelaran konser bertajuk HS Hey Slank – Berani Kita Beda Tour sesi ke-7 yang bertempat di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (24/5/2026).
Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka, mengungkapkan bahwa Slank sudah cukup lama tidak menyambangi dan manggung di Kota Pempek ini.
Padahal, menurutnya, Sumatera Selatan merupakan wilayah dengan basis massa Slankers (sebutan untuk penggemar Slank) terbesar di seluruh pulau Sumatera.
"Gara-gara kolaborasi ini Slank bisa datang lagi ke Palembang. Banyak yang mensyukuri, termasuk saya sendiri. Sumatera Selatan adalah basis Slankers yang terbesar di Sumatera," kata Kaka dalam sesi konferensi pers, Minggu (24/5/2026) siang.
Tur musik kali ini dinilai berbeda karena tidak hanya menyajikan panggung hiburan, melainkan juga membawa misi pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Pihak sponsor dinilai memiliki kesamaan visi dengan Slank dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bassist Slank, Ivanka, menambahkan bahwa dalam tur ini, wadah bagi para penggemar Slank yang berwirausaha atau Slankerspreneur difasilitasi secara penuh untuk membuka lapak dagangan di area konser.
“Slankerspreneur ini gerakan tanpa struktur, tetapi difasilitasi total. Belum pernah kami melakukan tur di mana sponsornya memfasilitasi UMKM untuk jualan. Ini adalah wajah baru Slankers sebagai pejuang usaha,” jelas Ivanka.
Konser Hey Slank di Palembang ini dipastikan bakal meriah dengan kehadiran jajaran musisi kenamaan lintas genre.
Panggung siap diguncang oleh musisi reggae legendaris Tony Q Rastafara, band punk Superiots, unit pop-punk Stand Here Alone (SHA), serta Mahalara.
Tidak ketinggalan, local hero asal Palembang, Kopral Jono, juga dipastikan tampil bersama dua band hasil audisi lokal, yaitu D’Aterix dan Brainfreeze.
Sebelum panggung utama dimulai, rangkaian acara akan dibuka dengan kegiatan riding bersama ratusan komunitas motor, terutama pencinta Vespa, di Kota Palembang.
Rombongan ini dijadwalkan melintasi sejumlah tempat ikonik dan bersejarah di kota tersebut untuk menyemarakkan suasana menjelang konser.
Sementara itu, bagi rokok HS, Sumatera khususnya Palembang punya romantisme sendiri.
“Owner Pak Haji Suryo lahir di Lampung, besar di Bengkulu, Beliau dari Sumatera, wong kito lah!” kata Direktur Komersial HS Tessa Arya Pradana.
Semangat HS sendiri di antaranya adalah pemberdayaan.
Lewat 'romantisme' itu salah satunya pula HS buka pabrik di Lampung yang rencananya bulan Juli mendatang sudah bisa operasional yang tentu saja menyerap ribuan tenaga kerja.
Dia juga mengatakan, Sumatera penting bagi HS. Secara umum, pulau ini nomor 2 konsumen rokok di Indonesia.
Bagi HS, kontribusi penjualannya sampai 25 persen atau sekitar 135juta batang.
“Untuk perusahaan rokok yang belum 2 tahun, itu signifikan sih, ini juga akhirnya kami buka pabrik di Lampung. HS rokoknya orang Sumatera, ini juga termasuk tiga bulan terakhir di Palembang penjualannya cukup baik, sehingga jadi pilihan kota ke-7 konser Hey Slank Berani Kita Beda Tour,” kata Tessa.
Konsistensi dan pemberdayaan pekerja secara inklusi, sebut Tessa, juga selalu jadi semangat tumbuhnya HS.
Di antaranya, hingga hari ini HS telah menerima 120 karyawan disabilitas termasuk menyediakan mess bagi mereka.
Selain itu juga menerima ribuan karyawan tanpa pengalaman kerja.
Baca juga: Konser Slank di Malang, Bimbim Ajak 30 Ribu Slankers Doakan Haji Suryo dan Almarhumah Istri
“Kita sama-sama tahu, mohon maaf, banyak orang masih kurang beruntung (mendapatkan kerja). Jadi ini prinsip kami, semua orang punya kesempatan yang sama!” ujarnya.