Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bacaan Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah Senin 25 Mei 2026
Nia Kurniawan May 24, 2026 05:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Hasil sidang isbat yang digelar pada Minggu, 17 Mei 2026.

Ya, 1 Dzulhijjah 1447 H ditetapkan pada Senin, 18 Mei 2026. Menjelang Idul Adha, umat Muslim dianjurkan melaksanakan sejumlah puasa sunnah, yakni puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Baca juga: Bacaaan Niat, Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 1447 H Rabu 27 Mei 2026

Jadwal Puasa Tarwiyah setiap 8 Dzulhijjah yang tahun ini bertepatan dengan Senin, 25 Mei 2026.

Sementara puasa Arafah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah.

Berikut jadwal lengkap puasa jelang Idul Adha 1447 H:
1 Dzulhijjah: Senin, 18 Mei 2026 (Puasa Dzulhijjah)
2 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei 2026
3 Dzulhijjah: Rabu, 20 Mei 2026
4 Dzulhijjah: Kamis, 21 Mei 2026
5 Dzulhijjah: Jumat, 22 Mei 2026
6 Dzulhijjah: Sabtu, 23 Mei 2026
7 Dzulhijjah: Minggu, 24 Mei 2026
8 Dzulhijjah: Senin, 25 Mei 2026 (Puasa Tarwiyah)
9 Dzulhijjah: Selasa, 26 Mei 2026 (Puasa Arafah)
10 Dzulhijjah: Rabu, 27 Mei 2026 (Idul Adha 1447 H)
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah

نويتُ صومَ تَرْوِيَة سُنّةً لله تعالى


Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya:

"Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

Puasa Tarwiyah termasuk amalan sunnah yang dianjurkan pada awal bulan Dzulhijjah.

Puasa ini diyakini memiliki keutamaan besar, termasuk menghapus dosa-dosa di masa lalu.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan memperbanyak amal saleh pada 10 hari pertama Dzulhijjah sebagaimana hadis riwayat Ibnu Abbas:

“Tidak ada satu amal saleh yang lebih dicintai Allah dibanding amal saleh yang dilakukan pada hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).”

Sementara puasa Arafah yang dilaksanakan sehari setelah Tarwiyah memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang sebagaimana hadis riwayat Muslim.

Keutamaan Puasa Tarwiyah

Meskipun tidak terdapat hadis sahih yang secara khusus menyebut pahala tertentu bagi Puasa Tarwiyah, para ulama tetap memandang puasa ini sebagai bagian dari amalan utama di sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

Berikut keutamaan Puasa Tarwiyah, mengutip laman Dompet Dhuafa Jabar, ddjabar.org:

1. Menghidupkan Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Puasa Tarwiyah menjadi bentuk kesungguhan seorang muslim dalam memanfaatkan hari-hari terbaik untuk beribadah.

2. Melatih Ketakwaan dan Keikhlasan

Puasa membantu seorang muslim menjaga hawa nafsu, memperbanyak dzikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

3. Menjadi Persiapan Spiritual Menjelang Hari Arafah dan Iduladha

Puasa Tarwiyah juga menjadi sarana membersihkan hati sebelum menyambut Hari Raya Kurban.

(Tribunnews.com/tribunkalteng.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.