TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA BARAT - Aparat gabungan di Jakarta Barat menggelar razia dan patroli skala besar secara serentak pada Sabtu (23/5/2026) malam hingga Minggu dini hari.
Hal ini dilakukan lantaran maraknya kasus kriminalitas di wilayah Jakarta Barat.
Dalam operasi cipta kondisi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang pemuda di kawasan Jalan Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, karena kedapatan membawa obat keras golongan G.
Keempat pemuda yang diamankan masing-masing berinisial MM (30), MA (18), AM (22), dan BS (20).
Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti berupa obat terlarang.
"Kami mengamankan empat orang tersebut berikut barang bukti berupa 2 butir Tramadol dan 3 butir Hexymer," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, Minggu (24/5/2026).
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, keempat pemuda tersebut langsung digelandang ke Mapolres Metro Jakarta Barat.
Twedi menjelaskan, operasi ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kejahatan jalanan yang kerap rawan terjadi pada malam akhir pekan.
Apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres ini melibatkan sedikitnya 131 personel lintas instansi.
Dalam pelaksanaannya, petugas dibagi ke dalam dua pola pengamanan, yaitu patroli kewilayahan (mobile) dan razia kepolisian (stasioner).
"Patroli dimulai sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.
Petugas menyisir sejumlah titik rawan tawuran, begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, hingga gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Jakarta Barat," jelas Twedi.
Kapolres pun masyarakat untuk tetap waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga juga diminta segera melapor jika melihat ada potensi gangguan kriminalitas melalui layanan call center kepolisian di nomor 110 yang beroperasi gratis selama 24 jam.