Putri Donald Trump Jadi Target Pembunuhan Seseorang yang Terkait IRGC, Motif Balas Dendam
Ilham Fazrir Harahap May 24, 2026 05:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Anak kedua Presiden AS Donald Trump, Ivanka Trump dikonfirmasi jadi target pembunuhan oleh warga negara Irak yang dilatih Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Turki. 

Adapun motif rencana tersebut dikabarkan terkait dengan balas dendam atas pembunuhan kepala militer Iran, Qasem Soleimani. 

Dilansir The New York Post, Jumat (22/5/2026), Mohammad Baqer Saad Dawood Al-Saadi (32) baru-baru ini ditangkap dan mengaku telah berjanji untuk membunuh Ivanka.

Dan menurut beberapa sumber, warga negara Irak itu bahkan memiliki denah rumah putri Trump di Florida. 

Baca juga: BAKU Tembak di Dekat Gedung Putih, Trump Aman, Pelaku Tewas di Tangan Secret Service

Al-Saadi diduga menargetkan keluarga Trump sebagai tanggapan atas pembunuhan kepala militer Iran Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad enam tahun lalu.

“Setelah Qasem terbunuh, dia (Al-Saadi) berkeliling memberi tahu orang-orang 'kita perlu membunuh Ivanka untuk membakar rumah Trump seperti dia membakar rumah kita,'” kata Entifadh Qanbar, mantan wakil atase militer kedutaan Irak di Washington kepada The Post. 

“Kami mendengar dia punya rencana untuk menyerang rumah Ivanka di Florida,” tambah Qanbar.

Sumber kedua juga mengkonfirmasi rencana Al-Saadi untuk membunuh Ivanka. 

Al-Saadi juga mengunggah foto peta yang memperlihatkan kawasan di Florida tempat Ivanka dan suaminya, Jared Kushner, di X.

Baca juga: GUBERNUR Bobby Tolak Tandatangani Proyek Bermasalah Rp 484 M, Pemprov Sumut Buka Suara

Saat ini dai berada dalam isolasi di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn, yang menampung narapidana besar, termasuk Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. 

Memiliki hubungan dengan IRGC

Al-Saadi disebut-sebut sebagai tokoh berpangkat dalam lingkaran teror Irak-Iran, serta disebut merupakan agen Kata'ib Hizbullah dan IRGC Iran. 

“Informasi yang tersedia untuk umum menunjukkan bahwa Mohammad Baqer berhubungan dan berteman dekat dengan Qasem Soleimani ... dan terlebih lagi dia kemudian dekat dengan (Esmail) Qaani yang menggantikan Soleimani,” kata Elizabeth Tsurkov, seorang Senior Fellow di New Lines Institute yang berbasis di Washington DC.

Dia mengatakan kepada The Post, Al-Saadi mempertahankan hubungan dekat dengan pengganti Soleimani, Brigadir Jenderal Esmail Qaani, yang terus memberinya sumber daya untuk jaringannya Al-Saadi juga disebut dekat dengan Soleimani, seorang mayor jenderal di IRGC dan kepala Pasukan Quds elit, dan menganggapnya sebagai figur ayah.

Baca juga: Hubungan dengan Orang Tuanya tak Baik, Ratu Sofya Bantah Somasi Ayah dan Ibunya: Tidak Pernah

Terlebih setelah kematian ayahnya sendiri, Ahmad Kazemi, yang merupakan seorang brigadir jenderal Iran, pada tahun 2006.

Al-Saadi dibesarkan di Baghdad, dan pernah dikirim ke Teheran untuk berlatih dengan IRGC, kata Qanbar. 

Bertanggung jawab atas serangkaian serangan Dakwaan federal terhadap Al-Saadi mencakup foto-foto dirinya sedang berkonsultasi dengan Soleimani, di tempat yang tampaknya merupakan fasilitas militer.

Ia ditangkap di Turki pada 15 Mei dan diekstradisi ke AS, kemudian didakwa dengan 18 serangan dan percobaan serangan di seluruh Eropa dan AS, menurut Departemen Kehakiman.

Departemen itu juga melaporkan, dia berada di balik serangan terhadap target AS dan Yahudi, termasuk pembakaran Bank of New York Mellon di Amsterdam pada Maret. 

Kemudian penusukan terhadap dua korban Yahudi di London pada April, dan penembakan di gedung konsulat AS di Toronto, juga pada bulan Maret.

Dia juga merencanakan, mengoordinasikan, dan diduga bertanggung jawab atas serangan terhadap orang-orang Yahudi termasuk pemboman sinagoge di Liège, Belgia dan pembakaran sebuah kuil di Rotterdam pada bulan Maret, menurut pihak berwenang federal.

Ada juga berbagai serangan balasan yang digagalkan lainnya di AS sebagai tanggapan terhadap konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

(tribun-medan.com)

Sumber: kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.