Konflik Panjang Segera Berakhir, Iran-AS Sama-sama Umumkan Kesepakatan Damai Sudah di Tahap Akhir
Nur Rohman Urip May 24, 2026 05:56 PM

- Baik Amerika Serikat (AS) maupun Iran sama-sama mengklaim bahwa kesepakatan damai antara kedua pihak sudah semakin dekat.

Komunikasi dilakukan dengan bantuan Pakistan selaku mediator utama dan pihak regional seperti Qatar.

Dalam keterangan resmi pada Sabtu (23/5/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyampaikan perkembangan terbaru.

Ia mengonfirmasi bahwa proses perdamaian dengan AS berada pada tahap akhir.

Hal ini terjadi setelah Iran menyusun nota kesepahaman berisi 14 poin kepada AS.

"Rencana kami pertama-tama adalah menyusun nota kesepahaman, sebuah perjanjian kerangka kerja yang terdiri dari 14 pasal," ucap Baghaei.

Tuntutan di dalamnya mencakup penghentian blokade laut, pencabutan sanksi, hingga pembebasan aset Iran yang dibekukan.

Baghaei menyebut, nota kesepahaman itu tidak mencakup isu nuklir secara rinci.

"Masalah nuklir hanyalah dalih untuk dua perang agresif terhadap rakyat Iran," sambungnya.

Senada, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dinegosiasikan.

Ia juga mengklaim bahwa Selat Hormuz pada akhirnya akan dibuka untuk semua kapal tanpa tarif.

Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Nur Rohman Urip
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.