TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Polisi mengungkap motif penyerangan brutal yang dilakukan komplotan geng motor terhadap dua pemuda di Flyover Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang.
Aksi pembacokan yang sempat membuat geger warga itu ternyata dipicu hal sepele, yakni karena pelaku merasa tersinggung akibat tatapan tajam dari korban saat berpapasan di jalan.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan, tiga pelaku berinisial MH, DP, dan GR telah berhasil diamankan polisi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku emosi setelah salah satu korban menatap mereka ketika melintas di jalan.
Baca juga: Berpapasan dengan Geng Motor Bersenjata Tajam, Pelajar Diserang Hingga Luka-luka di Kabupaten Serang
“Pelaku kemudian mengejar korban bersama kelompoknya, memepet kendaraan korban, lalu melakukan pembacokan secara bersama-sama," ucap Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).
Tidak hanya melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam, para pelaku juga diduga berupaya merampas sepeda motor dan telepon genggam milik korban.
Namun aksi perampasan itu gagal setelah korban melakukan perlawanan.
Polisi menegaskan akan terus memburu kelompok geng motor yang meresahkan masyarakat dan kerap melakukan aksi kekerasan di jalanan Kota Tangerang.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tutur dia.
Raden mengimbau, agar masyarakat, khususnya para orangtua bisa melakukan pengawasan ekstra terhadap anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi kriminal atau menjadi korban kejahatan di jalanan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dini hari ketika Syarif dan Dimas melintas dari arah Jakarta menuju Tangerang.
Ketika sampai di Kawasan Cimone, keduanya sempat bersitegang dengan kelompok pengendara lain.
Syarif dan Dimas sempat menghindar, tetapi tetap dikejar para pekaku hingga Flyover Taman Cibodas, Kota Tangerang.
Di sana lah, keduanya diserang secara brutal oleh geng motor menggunakan senjata tajam sampai keduanya terluka.
Satu korban mengalami luka enam bacok di sekitar punggung dan paha.
Sementara satu lagi mengalami luka serius di bagian punggung dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.