TRIBUNKALTARA.COM - Simak pernyataan terbaru Manajemen Persis Solo usai degradasi di Super League 2025/2026, kini minta maaf dan beber janji.
Pantauan TribunKaltara.com di laman Persis Solo hari ini, manajemen klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu buka suara.
Adalah Direktur Persis Solo Saestu, Ginda Ferachtriawan, yang akhirnya angkat bicara pasca klub yang bermarkas di Stadion Manahan Solo itu degradasi.
Ginda Ferachtriawan sampaikan penyesalan mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh suporter yang telah memberikan segalanya untuk tim Persis Solo.
Selain itu, Ginda Ferachtriawan mengaku akan mempertanggungjawabkan dan melaporkan segala dinamika yang terjadi kepada para owner Persis Solo.
Termasuk, Ginda Ferachtriawan bilang setelah kompetisi usai, Persis Solo tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini.
Sekaligus kata dia, evaluasi menyeluruh pada jajaran staf kepelatihan, official, dan staf agar bisa segera merancang kerangka tim mulai Juni mendatang.
Baca juga: Klasemen Akhir Super League: Persib Bandung Juara, Persis Solo Degradasi
Seperti diketahui, Persis Solo degradasi ke Championship usai finish di posisi 16 klasemen akhir Super League dengan koleksi 34 poin.
Koleksi poin Persis Solo sebenarnya sama dengan PSM Makassar yang finish di posisi 15.
Namun PSM unggul Head to Head, hingga dipastikan tetap bertahan di Super League.
Sebaliknya, Persis harus rela turun kasta ke Championship.
Berikut ini pernyataan lengkap manajemen Persis Solo pasca degradasi:
"Hari ini adalah hari yang berat bagi kita semua.
Sebagai Direktur, saya berdiri di sini dengan penyesalan mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh suporter yang telah memberikan segalanya untuk tim ini.
Saya menyadari bahwa kekecewaan kalian adalah cerminan dari kegagalan kami dalam memenuhi ekspektasi dan menjaga kebanggaan kota ini.
Saya tidak meminta kalian untuk melupakan rasa sakit ini—simpanlah, dan jadikan itu bahan bakar bagi kita semua untuk kembali ke tempat yang seharusnya.
Sampai saat ini saya tidak pernah meragukan loyalitas serta kontribusi kalian kepada Sambernyawa, dan pada saat badai datang seperti ini saya yakin akan menjadi momen bagi kita semua untuk kembali merekatkan barisan menjadi lebih kuat.
Saya akan mempertanggungjawabkan dan melaporkan segala dinamika yang terjadi kepada para owner dan kami berjanji, kami tidak akan membiarkan pengorbanan dan air mata kalian sia-sia.
Kami akan segera berbenah, memperbaiki pondasi yang retak, dan bekerja dua kali lebih keras.
Setelah kompetisi usai, kami tidak akan mengambil jeda panjang dan langsung mempersiapkan diri untuk melakukan restrukturisasi pada semua lini, sekaligus evaluasi menyeluruh pada jajaran staf kepelatihan, official, dan staf agar bisa segera merancang kerangka tim mulai Juni mendatang.
Kita jatuh bersama hari ini, namun dengan dukungan kalian, saya yakin kita akan bangkit dan kembali dengan mentalitas yang jauh lebih kuat.
Sakjose.
Direktur Persis Solo Saestu,
Ginda Ferachtriawan," tulis laman Persis Solo hari ini.
Baca juga: Biang Kerok Persis Solo Dibantai Malut United, Modal Buruk Lawan Persebaya
1 PERSIB BANDUNG 79
2 BORNEO FC SAMARINDA 79
3 PERSIJA JAKARTA 71
4 PERSEBAYA SURABAYA 58
5 BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC 53
6 MALUT UNITED FC 53
7 DEWA UNITED BANTEN FC 53
8 BALI UNITED FC 51
9 AREMA FC 48
10 PERSITA 45
11 PSIM YOGYAKARTA 45
12 PERSIK KEDIRI 39
13 PERSIJAP JEPARA 36
14 MADURA UNITED FC 35
15 PSM MAKASSAR 34
16 PERSIS SOLO 34
17 SEMEN PADANG FC 20
18 PSBS BIAK 18
(*)