WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menggelar pelantikan Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Mula, Madya, dan Wira Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, dan diikuti sekitar 6.000 anggota PMR dari berbagai sekolah di wilayah Jakarta Timur.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu, mengatakan PMR memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang peduli, disiplin, serta memiliki semangat kemanusiaan sejak usia dini.
Menurutnya, pelantikan ini menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus penguatan karakter generasi muda melalui pendidikan kepalangmerahan.
Baca juga: Detik-detik Reporter TV Tiarap Saat Tembakan Terdengar di Gedung Putih
Bambang yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Jakarta Timur pada April 2026 lalu menambahkan, sebelum dilantik, dirinya bersama jajaran pengurus telah mengikuti orientasi kepalangmerahan serta Pendidikan dan Latihan (Diklat) tujuh materi.
“PMR bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda. Kami berharap seluruh anggota PMR mampu menjadi remaja yang peduli terhadap sesama, memiliki keterampilan kepalangmerahan, serta siap menjadi pelopor hidup sehat dan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Bambang.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengapresiasi konsistensi PMI Jakarta Timur dalam membina generasi muda melalui kegiatan yang positif dan edukatif.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme sekolah-sekolah dalam mendukung pembinaan PMR melalui kegiatan kepalangmerahan.
Menurut Munjirin, anggota PMR diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“PMR diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan menjadi pelopor dalam menerapkan pola hidup sehat, termasuk melalui program pengurangan dan pemilahan sampah,” ujar Munjirin.
Ia menambahkan, melalui wadah PMR, para pelajar diajarkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, kedisiplinan, hingga kemampuan membantu sesama.
“Saya berharap anggota PMR Jakarta Timur dapat menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” katanya.
Munjirin berharap pembinaan PMR dapat terus berjalan secara berkelanjutan sebagai upaya mencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Semoga PMI Jakarta Timur terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan remaja yang sehat, peduli, kreatif, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas melalui kegiatan PMR,” tandasnya. (m26)