Laporan wartawan Tribun Gayo Rasidan I Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Ruas jalan provinsi dari Blangkejeren menuju Terangun di Kabupaten Gayo Lues, hingga kini kondisinya masih memprihatinkan.
Arus lalu lintas belum lancar sejak terjadi banjir dan tanah longsor pada bulan November 2025 lalu.
Karena masyarakat berharap Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh serta Pemkab Gayo Lues untuk segera menangani sehingga bisa kembali lancar.
Amatan TribunGayo.com, Minggu (24/5/2026), di beberapa lokasi terpisah di ruas jalan provinsi dari arah Blangkejeren tujuan Terangun tersebut, kini kondisinya sulit dilalui oleh semua kendaraan,
Bahkan kendaraan roda empat masih jarang melintas dan lewat.
Akibat medan dan badan jalannya yang ekstrim dan mengancam keselamatan para pengguna jalan selama ini.
Kondisi itu terjadi mulai dari Ketukah Simpang Tertinggi kecamatan Blangjerango, sebelumnya badan jalan provinsi itu putus total dihantam banjir.
Begitu juga halnya lewat Desa Ketukah badan jalan tersebut sempat putus total sebelumnya.
Selain itu juga, terjadi didua lokasi terpisah lainnya yakni lewat Gagah Gejut dan dekat simpang Pasir Kecamatan Terangun.
Bahkan sampai saat ini masih dibuat jalan darurat sebagai jalur alternatif sementara melalui perkebunan warga.
Namun kondisi jalannya sangat ekstrim dan berlumpur, bahkan sangat mengancam keselamatan para pengendara.
Terutama disaat musim penghujan dikhawatirkan badan jalan darurat yang menanjak tinggi itu dan licin.
"Arus lalulintas dari Blangkejeren tujuan Terangun lewat ruas jalan provinsi tersebut belum lancar dan normal kembali, pasca hampir delapan bulan berlalu setelah diterjang bencana alam," kata Sabri warga Terangun kepada TribunGayo.com, Minggu (24/5/2026).
Saat ini, kata Sabri, warga dan pengguna jalan dari arah Blangkejeren tujuan Terangun maupun kecamatan Tripe Jaya dan dari Gayo Lues tujuan Blangpidie juga sebaliknya, terpaksa harus lewat jalan alternatif lain.
Kondisi jalan itu juga rusak parah yakni jalan menghubungkan antar desa dari Desa Akul Kecamatan Blangjerango menuju Atu Bale Kecamatan Terangun.
Mahmud tokoh masyarakat lainnya, penanganan ruas jalan provinsi di Kabupaten Gayo Lues selama ini terkesan lambat dan luput dari perhatian pemerintah Aceh.
Kondisi itu juga dialami dan dirasakannya selama ini ni oleh warga di Kecamatan Pining di Kabupaten tersebut.
"Setelah ruas jalan provinsi dari Blangkejeren menuju Pining Kabupaten Gayo Lues menghubungkan Lokop Aceh Timur tertimbun longsor dan putus total sebelumnya, namun hingga kini untuk kendaraan roda empat itu masih terjadi lumpuh total setelah delapan bulan berlalu bencana hidrometeorologi," sebutnya.(*)
Baca juga: Akses Bener Meriah Kembali Lancar Usai Truk yang Tutup Jalan di Tenge Besi Dievakuasi