TRIBUN-MEDAN.COM - Sedikitnya tujuh warga menjadi korban dalam dua insiden berbeda saat listrik padam berjam-jam di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat, pada Jumat (22/5/2026) malam.
Para korban di dua wilayah berbeda ini diduga keracunan asap genset.
Dari total korban tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Insiden pertama terjadi di Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Empat pegawai toko aksesoris ponsel itu ditemukan dalam kondisi tak berdaya di dalam kamar tempat mereka beristirahat.
Kejadian bermula ketika pemilik toko mencoba menghubungi para pegawainya, tetapi panggilan telepon tidak mendapat respons.
Karena khawatir, pemilik toko meminta pengawas untuk mengecek kondisi mereka.
Saat pintu kamar didobrak bersama warga, para korban ditemukan tergeletak di dalam ruangan.
"Pengawas toko dibantu warga mendobrak pintu dan menemukan para korban sudah tergeletak di dalam kamar," kata Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, dikutip dari Tribun-Medan.com yang berjudul: PENYEBAB 4 Pegawai Toko di Indrapura Tak Berdaya Saat Listrik Padam Gunakan Genset, 2 Meninggal
Para korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun dua orang bernama Adila dan Rahma dinyatakan meninggal dunia.
Sementara dua korban lainnya, yakni Dwi dan Riana, masih menjalani perawatan intensif.
"Dari laporan diterima, dua meninggal dunia dan dua lainnya menjalani perawatan," ujar AKP Rahmat.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
Adapun komunikasi terakhir dengan para korban diketahui terjadi pada Jumat (22/5/2026) malam.
"Kami saat ini masih menyelidiki penyebab tewasnya korban, dugaan sementara keracunan asap mesin genset,"ungkapnya.
Baca juga: Fakta 3 Pelajar Keracunan Asap Genset saat Blackout di Sumbar, Mulut Berbusa 2 Korban Tewas
Peristiwa serupa di Sumatra Barat
Kejadian serupa juga terjadi di Masjid Nurul Huda, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Tiga pelajar ditemukan tak sadarkan diri pada Jumat (22/5/2026) malam ketika wilayah tersebut mengalami mati listrik.
Wali Nagari Pandai Sikek, Mas'ap W. Dt. Bandaro, menjelaskan ketiga korban awalnya pergi ke masjid untuk mengisi daya telepon seluler karena tersedia genset.
Setelah itu, mereka tertidur di lokasi hingga keesokan harinya.
Kecurigaan muncul ketika pengurus masjid berusaha membangunkan para korban, tetapi tidak mendapat respons.
Orang tua salah satu korban yang datang mencari anaknya kemudian ikut memeriksa kondisi mereka.
"Setelah dicek, kondisinya kritis, langsung dibawa ke RS Ibnu Sina (Yarsi) Padang Panjang," ujar Mas'ap dilansir dari TribunPadang.com.
"Di sana, dua orang korban dinyatakan meninggal dunia atas nama Haikal Arya Kamil (15) dan Gibran Arrasyid (15), sedangkan yang masih selamat Burhanuddin Hakim," sebutnya.
Mas'ap mengatakan korban yang selamat kini sudah mulai sadar, tetapi masih menjalani penanganan intensif.
"Dokter menyebut masih banyak racun di tubuh korban akibat terhirup gas monoksida dari genset. Hakim ini juga mau dipindahkan ke ruangan ICU sebelum saya pulang ke rumah,"ujarnya.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: IMBAS Pemadaman Listrik di Sumatera, 2 Pelajar SMA di Tanah Datar Tewas Keracunan Asap Genset