Panglima Militer Pakistan Kunjungi Iran, Bahas Kelanjutan Kesepakatan Damai AS dengan Teheran
Tribun-video May 24, 2026 07:12 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Panglima Militer Pakistan, Field Marshal Asim Munir dan tim negosiator dari Qatar telah tiba di Teheran, Iran, pada Jumat (22/5/2026).Kedatangan mereka memiliki misi yang berat, yakni mempertahankan kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.Laporan yang dirilis oleh Axios, kehadiran Munir di Ibu Kota Iran menjadi tumpuan utama setelah Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras.Trump menegaskan situasi saat ini berada di garis batas yang sangat tipis, apakah dunia akan melihat perang total atau justru lahirnya kesepakatan damai yang historis.Pakistan bertindak sebagai mediator utama, mengingat kedekatan geopolitiknya dengan Iran sekaligus kemitraan strategisnya dengan Washington.Di bawah draf kesepakatan damai, baik AS maupun Iran diproyeksikan menyepakati kerangka kerja awal guna menghentikan permusuhan.Jika surat tersebut ditandatangani, kesepakatan ini akan membuka periode negosiasi intensif selama satu bulan penuh.Fase krusial ini dirancang untuk membahas penyelesaian akar konflik secara komprehensif, mulai dari pembatasan ketat program nuklir Iran hingga pemulihan keamanan jalur maritim global.Sementara itu, kehadiran Qatar di Iran menandai kembalinya sekutu utama non-NATO AS tersebut ke panggung diplomasi regional.Sebelumnya, Doha sempat menarik diri dan menjaga jarak dari posisi mediator dalam konflik Iran-AS.Sikap tersebut diambil setelah infrastruktur sipil dan fasilitas gas alam cair mereka di Ras Laffan hancur akibat serangan rudal dan drone Iran, yang memangkas sekitar 17 persen kapasitas ekspor LNG Qatar.Selama masa vakumnya Qatar, Pakistan bertindak sebagai mediator utama antar kedua belah pihak dan sempat memfasilitasi dialog pada pertengahan April lalu.Meskipun sempat menjadi korban dampak perang, keterlibatan kembali Qatar dipandang strategis mengingat posisi historisnya yang kuat sebagai saluran komunikasi belakang yang andal bagi Washington dan Teheran."Tim negosiasi Qatar berada di Teheran pada hari Jumat untuk membantu mencapai kesepakatan akhir yang akan mengakhiri perang serta mengatasi masalah-masalah dengan Iran," kata seorang sumber kepada Reuters. (*)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Para Negosiator Tiba di Iran Demi Perdamaian, Teheran Bersikukuh Soal Tuntutannyahttps://www.tribunnews.com/internasional/7833169/para-negosiator-tiba-di-iran-demi-perdamaian-teheran-bersikukuh-soal-tuntutannyaProgram: Tribunnews UpdateEditor Video: Ramadhan Aji PrakosoUploader: Radifan Setiawan
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.