TRIBUNNEWS.COM - Dua tiket Liga Champions (UCL) dan Liga Eropa (UEL) dari klasemen akhir Liga Italia akan diperebutkan oleh AC Milan (3), Roma (4), Como (5), dan Juventus (6) yang akan melakoni laga secara serempak pada Senin (25/5/2026) pukul 01.45 WIB.
Roma akan bertandang ke markas Verona, sementara Juventus melawan Torino di Turin, Como menghadapi Emil Audero Cs, Cremonese, dan Milan bermain di San Siro menghadapi Cagliari.
Persaingan ini sangat menarik karena terjadi di akhir musim. Milan dan Roma sama-sama mengoleksi 70 poin, sedangkan Como dan Juventus menguntit di luar 4 besar dengan raihan 68 poin.
Itu artinya, betapa berharganya laga pamungkas malam ini untuk dimenangkan karena semua tim masih memiliki peluang yang sama.
Kondisinya akan berbeda jika di akhir klasemen keempat tim memiliki jumlah poin yang sama, serta kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa terjadi.
Termasuk juga jika keempat tim mengoleksi 71 poin yang sama di klasemen akhir, jadi siapa yang akan menemani Inter dan Napoli di Liga Champions, dan siapa yang akan bermain di Liga Malam Jumat alias Liga Eropa?
Untuk diketahui, di Serie A Liga Italia, jika tim memiliki jumlah poin yang sama, selisih gol bukan aturan berikutnya yang dibaca untuk menentukan posisi.
Melainkan hasil head to head antar-tim.
Jika Roma dan Milan imbang, sementara Juventus dan Como menang, maka keempatnya akan sama-sama mengoleksi 71 poin.
Dalam situasi tersebut, capaian keempat klub tersebut akan dilihat dari tabel liga mini yang disusun berdasarkan semua hasil pertemuan mereka.
AC Milan berada di urutan teratas dengan meraih 10 poin +3 gol, diikuti Como 10 poin +2 gol, Juventus 6 poin, dan Roma 5 poin.
Perolehan tersebut akan menempatkan Milan finis di urutan ketiga, dan Como (4) untuk mendapatkan dua tiket Liga Champions yang tersisa. Sementara Juventus dan Roma tampil di Liga Eropa.
Menurut Football Italia, setidaknya ada 81 kemungkinan yang bisa terjadi dari hasil pertandingan yang berlangsung malam ini dari keempat tim tersebut dalam perebutan tiket Liga Champions.
Milan yang mengoleksi 70 poin dalam perbandingan langsung kalah dari Juventus yang unggul head to head. Tetapi Milan berada unggul atas Roma dan Como.
Jika poin Milan sama dengan Juventus dan Roma: Juventus berada di depan, lalu Milan, dan Roma.
Jika bersama Juventus dan Como: Milan berada setelah Como dan di atas Juventus.
Jika bersama Roma dan Como: Milan, Roma, dan Como untuk urutan terdepan dan teratas.
Bersama Juventus, Roma, dan Como: Milan, Como Juventus, Roma.
Roma yang mengoleksi 70 poin kalah head to head dari Juventus, Milan, dan Como.
Hasil itu membuat situasi Roma tidak menguntungkan karena berada di urutan kesekian jika disandingkan dengan Juventus, Milan, atau Como saat memiliki poin yang sama.
Bukan berarti Roma tidak memiliki peluang, jika dengan Juventus dan Como, Roma berada di urutan kedua setelah Como lalu Juventus di posisi akhir.
Jika dengan Milan dan Como, Roma juga berada di posisi 2 setelah Milan.
Itu artinya, peluang Roma masih ada meskipun kalah head to head dari beberapa tim di atas.
Tim kuda hitam besutan Cesc Fabregas punya peluang yang cukup besar. Mereka unggul atas Juventus, dan Roma berkat selisih gol keseluruhan, namun kalah dari Milan.
Jika Como sejajar dengan Juventus dan Milan, tim asuhan Fabregas akan berada di posisi teratas.
Juventus saat ini menempati peringkat 6 juga mengoleksi 68 poin. Mereka kalah head to head atas Como.
Tapi jika disandingkan dengan Milan dan Romo saat memiliki poin yang sama, Juventus berada di posisi teratas.
Head to head Juventus dengan Milan musim ini sama, hanya selisih gol keseluruhan yang membuat Si Nyonya Tua lebih baik.
Tapi ketika disandingkan dengan Como dan Roma, Juventus dipastikan tersingkir.




















(Tribunnews.com/Sina)