Sejumlah Wilayah Aceh Masih Berpotensi Hujan, Gelombang Laut Bisa Capai 4 Meter
Muhammad Hadi May 24, 2026 08:03 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang masih berpotensi melanda sebagian wilayah Aceh.

Prakirawan BMKG Kelas I SIM Banda Aceh, Dedi, menjelaskan cuaca hujan disertai angin kencang ini diakibatkan karena adanya daerah belokan angin, serta konvergensi di wilayah Aceh yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Selain itu, kata dia, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Sumatra juga berpotensi meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.

“Kondisi-kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah Aceh,” jelas Dedi, kepada Serambinews.com, Minggu (24/5/2026).

Dedi menyampaikan, berdasarkan hasil pantauan BMKG, pada Minggu (24/5/2026) hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang diperkirakan terjadi di wilayah Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Bireuen, dan Gayo Lues.

Sementara, pada Senin (25/5/2026) cuaca ekstrem diprediksi melanda wilayah Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Tenggara, Aceh Timur, dan Aceh Utara.

Baca juga: BMKG Deteksi 37 Sebaran Titik Panas di Aceh

Lebih lanjut, Dedi mengungkap, bahwa hujan sedang hingga lebat ini bisa terjadi secara tiba-tiba pada sore-malam hari. Hal ini disebabkan karena pemanasan intens yang terjadi pada siang hari.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan turun. 

“Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang, banjir dan tanah longsor,” pungkasnya.

Kecepatan angin

Di sisi lain, BMKG juga mencatat pola angin di wilayah Aceh yang umumnya bergerak dari Barat hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 06-31 knot. 

Baca juga: Nasib Korban Banjir di Aceh, Bantuan Stimulan UMKM Macet, Usaha Fotokopi Berubah Jadi Tempat Sarapan

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Aceh Besar-Meulaboh, perairan Sabang-Banda Aceh dan perairan Utara Pidie Jaya-Aceh Besar.

Pola angin tersebut berpengaruh pada kondisi gelombang laut, di mana gelombang setinggi 1,25 - 2,5 meter di Perairan Aceh Barat Daya - Simeulue, Perairan Utara Pidie Jaya - Aceh Besar, dan Perairan Aceh Singkil Pulo Banyak.

Sementara itu, gelombang setinggi 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di Perairan Sabang - Banda Aceh, Perairan Aceh Besar - Meulaboh, dan Perairan Selatan Simeulue.

Atas kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, hingga pengguna transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpengaruh pada tingginya gelombang laut.

Baca juga: PLN Sebut Gardu Induk Sudah Pulih Usai Blackout Sumatera, Kenapa Listrik di Aceh Belum Normal?

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.