TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Pihak keluarga menyampaikan jadwal pemakaman Almarhumah Detty Polii, anggota Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM Betlehem Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Hal itu disampaikan saat diwawancara dilokasi rumah duka, Perumahan Bumi Kawangkoan Baru, Minggu (24/5/2026).
Almarhumah meninggal dunia saat mengikuti Hari Persatuan (HAPSA) Wanita Kaum Ibu Sinode GMIM 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan.
Kepergian almarhumah masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat dekat.
Peristiwa tersebut juga mengejutkan banyak pihak.
Bukan hanya peserta HAPSA maupun jemaat GMIM Betlehem Kawangkoan Baru, tetapi juga pihak keluarga.
Sejumlah keluarga, kerabat, dan pelayat terlihat hadir mengikuti ibadah penghiburan.
Suasana haru masih terasa di rumah duka.
Pelayat juga terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Saat dikonfirmasi Tribun Manado, salah satu pihak keluarga menyampaikan terkait jadwal pemakaman Detty Polii.
Menurut pihak keluarga, jenazah akan dimakamkan pada Senin (25/5/2026) pukul 13.00 Wita.
"Besok jam 1 siang ibadah pemakaman, untuk malam ini masih diadakan ibadah penghiburan kedua," ujarnya.
Keluarga mengatakan almarhumah akan dimakamkan di Pekuburan Sentosa Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara.
Almarhumah nantinya akan dimakamkan bersama mendiang suaminya.
Rencananya, keduanya akan dimakamkan dalam satu liang lahat.
Peristiwa itu terjadi saat almarhumah menyanyikan Mars Kaum Ibu GMIM sebelum akhirnya terjatuh.
Baca juga: Detty Polii Meninggal Saat Lantunkan Mars Kaum Ibu GMIM, Keluarga Ceritakan Momen Terakhir
Di tengah suasana duka, salah satu anggota keluarga mengaku turut berduka dan masih merasa kehilangan atas kepergian almarhumah.
Ia mengatakan sebelum mengikuti kegiatan tersebut, Detty Polii dalam kondisi sehat dan tidak memiliki keluhan sakit.
"Beliau tidak sakit dan tidak sedang minum obat. Saat tampil juga dalam kondisi sehat," ujar salah satu pihak keluarga di rumah duka almarhumah yang berlokasi di Perumahan Bumi Kawangkoan Baru, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (24/5/2026) malam.
Namun menurutnya, kejadian tersebut merupakan kehendak Tuhan yang harus diterima dengan penuh keikhlasan.
"Tapi begitulah cara Tuhan," ungkapnya.
Pihak keluarga juga menceritakan Detty Polii mengembuskan napas terakhir saat sedang menyanyikan Mars Kaum Ibu GMIM di atas panggung.
Saat memasuki penggalan lirik "bersaksi, melayani, memuji t’rus sampai Tuhan datang," almarhumah tiba-tiba terjatuh.
"Ia jatuh saat dilirik tersebut," Sambungnya.
Meski peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam, keluarga berupaya menerima kejadian itu sebagai bagian dari rencana Tuhan.
"Sedih, tapi itulah cara Tuhan bagi keluarga kami," katanya.
(TribunManado.co.id/pet)
_
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini