Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Kepanjen Malang Turun 70 Persen Dibanding Tahun Lalu
Eko Darmoko May 24, 2026 08:35 PM

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Penjualan hewan kurban untuk Iduladha 2026 mengalami penurunan drastis dibanding tahun lalu.

Penurunan permintaan ini dirasakan oleh pedagang kambing yang membuka lapak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Yuda, pemilik lapak 'Hewan Qurban Mbah Parto' menyampaikan telah mendiirkan lapak penjualan kambing di dekat Pasar Cepokomulyo sejak 21 Mei 2026.

Sementara, sehari-hari ia juga menjual kambing di rumahnya yang ada di Desa Plaosan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang.

"Di sini baru empat harian, mulai dirikan tenda itu tanggal 21 kemarin," kata Yuda saat ditemui SURYAMALANG.COM di lapaknya, Minggu (24/5/2026).

Di Iduladha 2026, Yuda menyiapkan stok kambing jenis Jawa Randu sebanyak 100 ekor.

Ia mulai menjual sejak bulan puasa kemarin. Namun, dari stok yang ia sediakan, jumlah kambing yang terjual baru 82 ekor.

"Ini sisa 18 ekor tinggal di sini (di lapak.red). Saya sedaiak 100 ekor itu dari puasa kemarin," sambungnya.

Baca juga: Harga Plastik Mahal, Pemkot Batu Imbau Warga Gunakan Daun Pisang dan Besek Bambu untuk Daging Kurban

Penjualan kambing mengalami penurunan hampir 70 persen.

Tahun lalu, kambing yang terjual mencapai 260 ekor. Saat ini 100 ekor pun tidak terjual habis.

Penurunan pembeli kambing menurut Yuda karena faktor ekonomi yang lesu.

Sehingga tak banyak warga yang membeli kambing untuk kurban Iduladha.

"Ya ini turun drastis, biasanyaH-2 lebaran sudah banyak terjual, ini 100 ekor aja nggak sampe, mungkin karena ekonomi lagi lesu," tegas pemuda berusia 25 tahun itu.

Di sisi lain, harga kambing mengalami kenaikan kisaran Rp 500 ribu per ekor.

Kambing yang dijualnya mulai Rp 2,5 juta dengan bobot 35 kilogram hingga yang paling mahal Rp 6,5 juta dengan bobot 90 kilogram.

Paling laku yang dibeli adalah kambing dengan harga kisaran Rp 3,5 juta.

Pembelinya paling banyak dari Kecamatan Kepanjen, hingga dari Kota Malang.

Kambing yang sudah dibeli akan diantara oleh Yuda di hari H pelaksanaan Iduladha.

Ia mengambil kambing dari petani, sebagian ia ternak sendiri.

Untuk menghindari penyakit pada hewan ternaknya, Yuda rutin melakukan vaksinasi secara mandiri, sebab tidak ada pemberian vaksin dari pemerintah.

Baca juga: Ekonomi Lesu, Konsumen di Kota Malang Tahan Pengeluaran untuk Beli Hewan Kurban

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.