TRIBUNNEWS.COM - Kabar kurang sedap menghantam skuad bulu tangkis Indonesia yang tengah bersiap bertolak menuju turnamen Singapore Open 2026 pekan depan.
Sektor ganda putra dipastikan pincang setelah pasangan muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, batal berlaga di Negeri Singa, Minggu (24/5/2026).
Skuad Merah Putih terpaksa menarik duet tersebut akibat cedera. Kepastian mundurnya pasangan ini dirilis secara resmi oleh PBSI.
Diketahui bahwa Raymond mengalami masalah pada bagian lutut kirinya.
Menurut penjelasan pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, sang pemain sejatinya telah mengeluhkan kondisi fisiknya dalam sepekan terakhir.
Berbagai upaya penyembuhan, mulai dari terapi hingga penyesuaian porsi serta pola latihan demi mendongkrak kebugaran Raymond.
Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil positif demi membuat sang atlet siap tempur di ajang BWF World Tour Super 750 itu.
"Satu minggu terakhir, Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang terasa tidak enak. Kami sudah mencoba memberikan terapi dan menyesuaikan pola latihannya, tetapi pada pemeriksaan terakhir menjelang keberangkatan, kondisinya masih menunjukkan rasa tidak nyaman," ungkap sang pelatih dalam rilis resmi PBSI.
"Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026. Sebenarnya mereka masih bisa dipaksakan bermain, tetapi penampilannya pasti tidak akan maksimal. Ada pergerakan-pergerakan tertentu yang kurang lepas karena Raymond merasa seperti ada yang mengganjal pada lututnya," lanjutnya menambahkan.
Melalui keputusan pahit ini, tim pelatih menaruh harapan besar agar Raymond Indra bisa fokus menjalani masa pemulihan secara total.
Baca juga: Singapore Open 2026 - Delegasi Indonesia Dibayangi Memori Kelam Dua Edisi Terakhir
Target realistis berikutnya adalah mempersiapkan pasangan muda ini agar bisa melakoni laga comeback di turnamen kandang bertajuk Indonesia Open 2026.
Di mana turnamen level super 1000 tersebut akan dihelat tepat setelah gelaran di Singapura rampung.
Dengan absennya Raymond/Joaquin, kekuatan sektor ganda putra Indonesia di Singapore Indoor Stadium dipastikan tergerus.
Indonesia kini hanya tinggal menyisakan dua amunisi utama untuk bertarung di turnamenyang berlangsung mulai Selasa (26/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026).
Pelatih Pelatnas PBSI akan mendampingi pasangan Fajar Alfian/Shohibul Fikri sebagai ujung tombak utama perburuan gelar.
Sementara itu, satu slot ganda putra lainnya ditempati oleh pasangan profesional non-Pelatnas, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi, yang didampingi oleh Hendra Setiawan.
Jika menilik bagan undian atau drawing Singapore Open 2026, kedua wakil Indonesia ini berada di blok yang berbeda. Sabar/Reza menghuni blok atas, sedangkan Fajar/Fikri berada di blok bawah.
Secara matematis, andai kedua pasangan ini mampu menunjukkan performa impresif dan konsisten di setiap babak, skenario menciptakan All Indonesian Final bukanlah hal yang mustahil.
Namun, publik pencinta bulu tangkis tanah air tentu harus menyimpan dulu ekspektasi tersebut.
Masalah inkonsistensi yang masih sering menghantui performa pasukan Merah Putih menjadi alasan utama untuk tetap membumi.
Kini, fokus utama berada di pundak Fajar/Fikri dan Sabar/Reza untuk membawa pulang hasil terbaik sekaligus menebus absennya Raymond/Joaquin.
(Tribunnews.com/Niken)