Roberto De Zerbi Tegaskan Akan Bertahan di Tottenham Meski Terdegradasi dari Premier League
Budi Santoso May 24, 2026 08:55 PM

Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, membuat pernyataan mengejutkan menjelang pertandingan terakhir musim ini dengan menegaskan bahwa ia berencana tetap berada di London Utara meskipun klubnya terdegradasi ke Championship. Pelatih asal Italia itu, yang bergabung dalam situasi sulit pada bulan Maret, kini menghadapi laga hidup-mati melawan Everton pada hari Minggu mendatang.

De Zerbi Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Bersama Spurs

Meski ancaman degradasi ke divisi dua semakin nyata, De Zerbi berusaha meredam spekulasi terkait kemungkinan kepergiannya dari Stadion Tottenham Hotspur dalam waktu dekat. Mantan pelatih Brighton tersebut menandatangani kontrak berdurasi lima tahun ketika menggantikan pelatih sementara Igor Tudor, dan ia bertekad menuntaskan masa kontraknya terlepas dari posisi tim di klasemen.

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, De Zerbi ditanya apakah ia akan tetap bertahan jika skenario terburuk terjadi. Dengan tegas ia menjawab, “Ya, saya mengonfirmasi semuanya. Bagi saya, tetap menjadi pelatih Tottenham adalah sebuah kehormatan, bahkan jika pada hari Minggu kami harus berjuang melawan degradasi, itu bukan masalah. Saya menganggap sepak bola lebih dari sekadar klasemen atau level permainan.”

Misi Bertahan Hidup Mencapai Titik Kritis

Situasi di N17 kini berada di ambang bahaya menjelang akhir musim. Spurs hanya unggul dua poin dari zona degradasi dan harus menang atas Everton untuk memastikan keselamatan mereka. Jika terpeleset, West Ham siap memanfaatkan peluang untuk menyalip ke posisi ke-17, yang bisa mengakhiri keberadaan panjang Tottenham di kasta tertinggi.

De Zerbi menegaskan bahwa ia tidak terkejut dengan beratnya tantangan yang dihadapi, mengingat kondisi tim saat ia datang pada akhir Maret. “Saya tidak datang ke sini ketika posisi tim di tengah klasemen,” jelasnya. “Situasinya memang seperti ini, mungkin lebih banyak pertandingan tapi tidak jauh berbeda. Saya datang karena saya yakin ada kondisi dan kualitas pemain yang tepat untuk mencapai target.”

De Zerbi Fokus pada Visi Jangka Panjang

Filosofi De Zerbi menunjukkan keterikatan yang kuat terhadap proyek jangka panjang klub, bukan sekadar prestise kompetisi. Dengan menyatakan bahwa sepak bola adalah “lebih dari sekadar tabel klasemen,” ia menempatkan dirinya sejalan dengan para pendukung yang mendambakan stabilitas setelah periode penuh kekacauan. Sikap ini cukup berani bagi seorang pelatih yang reputasinya masih tinggi di pasar Eropa.

Baik Tottenham tetap di Premier League maupun harus bersiap menghadapi musim di Championship, De Zerbi menegaskan bahwa hasil West Ham atau posisi akhir klasemen tidak akan mengubah keputusannya. “Saat menandatangani kontrak lima tahun, saya menegaskan akan tetap di klub ‘apa pun yang terjadi’ musim depan,” ujarnya kembali.

Fokus Penuh pada Duel Penentuan Kontra Everton

Saat Spurs bersiap menjamu Everton, De Zerbi meminta fokus total dari para pemainnya. Ia bahkan menyebut laga penentuan ini memberi tekanan lebih besar dibanding final kompetisi Eropa. Setelah memenangkan Liga Europa di Bilbao setahun lalu, situasi yang kini dihadapinya di Stadion Tottenham Hotspur terasa sangat kontras.

“Bermain di final Liga Europa jauh lebih mudah dibanding pertandingan Tottenham melawan Everton, seratus persen. Tekanannya benar-benar berbeda, tapi jika kami menang dalam laga ini, ada kebanggaan lain, emosi lain, dan perasaan yang berbeda,” tutup De Zerbi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.