Ponsel Bek Persib Frans Putros Hilang Saat Jalan Kaki Menerobos Lautan Bobotoh di Asia Afrika
Ravianto May 24, 2026 09:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sejumlah pemain Persib Bandung terjebak lautan bobotoh saat hendak naik ke jembatan penyebrangan orang (JPO) Asia Afrika untuk angkat piala dan selebrasi Persib Juara, pada Minggu (24/5/2026).

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, para pemain Persib Bandung seperti Adam Alis, Federico Barba, Sadil Ramdani, Andrew Jung, dan Matricardi termasuk mantan pelatih Jajang Nurjaman serta Umuh Muchtar harus berjuang menembus padatnya kerumunan bobotoh.

Mereka bergerak dari arah Gedung Merdeka dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Langkah pemain beberapa kali terhenti karena banyak bobotoh yang antusias mendekat untuk meminta foto, bersalaman, hingga merekam momen bersama idolanya itu.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, secara keseluruhan konvoi tersebut berjalan lancar, tetapi ketika pemain akan dibawa ke Pendopo Kota Bandung atau titik terakhir untuk istirahat, mereka sendikit tersendat.

"Itu karena nggak ada kendaraan yang bisa tembus (Pendopo) jadi terpaksa jalan. Putros kehilangan handphone, itu insiden yang saya tahu," ujarnya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Minggu (24/5/2026).

pemain persib konvoi ke jpo
KONVOI - Pemain Persib Bandung saat menerobos lautan bobotoh ketika hendak masuk JPO, Minggu (24/5/2026). Tribun Jabar/Hilman Kamaludin.

Di sisi lain, Farhan mengklaim tidak ada yang salah dengan kondisi tersebut, tetapi situasinya memang berbeda dengan konvoi Persib juara pada tahun lalu.

"Karena gini, kenapa tahun lalu tidak terjadi? satu, jarak pawainya hanya 2 kilometer, yang sekarang 5 kilometer."

"Tahun lalu ditampungnya di Gasibu, yang daya tampungnya tiga kali lipat dari kawasan Alun-alun Bandung ini," kata Farhan.

Atas hal tersebut, kata Farhan, kepadatan bobotoh di kawasan tersebut masih wajar meskipun para pemain Persib tersebut kelelahan saat tiba di JPO Asia Afrika dan Pendopo Kota Bandung.

"Pada saat konvoi pun sebetulnya dari jam 8 pagi kita berangkat dari Gedung Sate lancar."

"Baru kemudian menjelang Alun-alun agak tersendat, tapi secara keseluruhan sih tidak kemudian batal acaranya, tetap berjalan semua," ucapnya.

Farhan menilai, kerjasama antara Pemkot Bandung, Pemprov Jabar dan Persib Bandung sudah sangat baik, apalagi konvoi tersebut dibantu oleh TNI/Polri yang sudah siaga sejak pagi hingga sore hari.

"Saya juga sangat mengapresiasi Bobotoh yang sejak pertandingan kemarin tidak menyalakan flare sama sekali sampai peluit terakhir."

"Jadi itu saya kagum pisan, baru, setelah selesai menyalakan flare," ujar Farhan.(*)

Baca juga: Konvoi Persib Juara Diwarnai Tragedi, Seorang Pemuda Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Cibiru

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.