SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Stok hewan kurban untuk Iduladha 2026 berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang hampir mencapai 100 ribu ekor.
Sementara kebutuhan untuk kurban diperkirakan mencapai 30 ribu ekor.
Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DPKH Kabupaten Malang, Lusia Endah Sukesi mengatakan, populasi sapi di Kabupaten Malang saat ini sebanyak 20.084 ekor, kambing sebanyak 75.752 ekor, dan domba sebanyak 4.041 ekor.
"Total stok hewan kurban tahun ini mencapai 99.877 ekor," kata perempuan yang karib disapa Kesi, Minggu (24/5/2026).
Sementara itu, Kesi menyampaikan jika permintaan hewan kurban, untuk Iduladha 2026, utamanya sapi diperkirakan relatif sama dengan tahun kemarin, yaitu sebanyak 4.642 ekor.
Sedangkan, permintaan kambing atau domba diperkirakan meningkat 10 persen dibanding tahun lalu sebanyak 22.280 ekor.
"Khusus untuk kambing, perkiraan kebutuhan untuk kurban tahun ini mencapai 24.756 ekor," jelasnya.
Baca juga: Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Kepanjen Malang Turun 70 Persen Dibanding Tahun Lalu
Di sisi lain, DPKH Kabupaten Malang saat ini tengah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di pasar hewan maupun lapak penjualan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan sejak H-2 lebaran.
"Kami lakukan pemeriksaan hewan kurban ke pasar hewan dan lapak penjualan hewan kurban secara merata," sambungnya.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengendalikan penyakit menular pada hewan ternak seperi Penyakit Mulut dan Kukuk (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD) atau lato-lato, hingga antraks.
Kurang lebih ada 57 lapak hewan kurban serta 16 pasar hewan yang tersebar di Kabupaten Malang. Sampai dengan saat ini, belum ditemukan hewan kurban yang terindikasi penyakit.
Baca juga: Sekda Budiar Matangkan Lokasi Alun-alun Kepanjen di Belakang Stadion Kanjuruhan, Dekat Kandang Arema