2 Penalti Ditepis, Maarten Paes Bawa Ajax ke Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
Bobby Wiratama May 24, 2026 09:57 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Kiper Timnas Indonesia, Marteen Paes berhasil antarkan timnya, Ajax ke babak kedua kualifikasi Liga Konferensi Eropa setelah mengalahkan FC Utrecht di babak final play-off, Minggu (24/5/2026) malam.

Laga Ajax vs Utrecht yang berlangsung di Kras Stadium itu berakhir dengan skor 0-0 dalam waktu normal 2x45 menit waktu pertandingan sehingga harus dilanjutkan di babak extra time.

Di babak extra time, Ajax berhasil mencetak gol pada menit ke-96 lewat tembakan D Klaassen setelah mendapat bola liar di kotak penalti Utrecht.

Tapi sebelum peluit panjang dibunyikan, Utrecht mampu mencetak gol balasan lewat gol Gjivai Zechiel, dan pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti.

Pada momen inilah, Maarten Paes berandil besar dalam kemenangan Ajax.

Ia berhasil menepis dua penembak penalti FC Utrecht, yakni Sebastian Haller sebagai eksekutor pertama dan Souffian El Karaouani yang mengarahkan bola ke kiri gawang Paes.

Paes dengan cekatan berhasil menepis bola tembakan Souffian.

Sementara empat algojo penalti Ajax, Davy Klaassen, Wout Weghorst, Mika Godts, dan Anton Gaaei sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Dengan hasil ini, Ajax memiliki peluang tampil Liga Konferensi Eropa pada musim 2026/2027 jika berhasil melewati babak kualifikasi antar-koefisien Eropa.

Jadwal babak kualifikasi kedua Liga Konferensi Eropa akan berlangsung pada 23 sampai 30 Juli 2026 mendatang. 

Sebanyak 167 klub dari 54 asosiasi berpartisipasi memperebutkan tiket ke putaran final (fase liga) yang berisikan 36 tim.

Di laga melawan Utrecht, Marteen Paes mendapat nilai paling tinggi di antara pemain lainnya, yakni 8,7 menurut Sofascore.

Kiper berusia 28 tahun itu melakukan 3 penyelamatan dalam wantu pertandingan.

Review Laga Ajax vs Utrecht

Babak pertama berjalan alot karena kedua tim tidak menciptakan peluang, dengan rasa ketakutan, dan permainan yang monoton.

Setelah jeda turun minum, Ajax mulai berani melakukan tekanan, Aaron Bouwman hampir mencetak gol pembuka.

Namun sayang, bola sundulannya dapat ditepis oleh kiper Utrecht, Vasilios Barkas, dan Mokio yang mendapatkan bola rebound gagal memanfaatkan peluang.

Tak lama setelah peluang tersebut, Mokio melepaskan tembakan tepat sasaran namun membentur bagian bawah mistar gawang Utrecht.

Ajax kemudian memiliki peluang dari Regeer, Steur, dan Berghuis, namun Utrecht dengan lini pertahanan yang rapat membuat tim asuhan Oscar Garcia kesulitan mencetak gol.

Setelah jeda minum di pertengahan babak kedua, pemain Utrecht mulai berani bermain keluar area pertahanan mereka.

Haller sempat memberikan ancaman, tetapi tidak ada gol yang tercipta sehingga laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Tak butuh waktu lama bagi Ajax membuka keunggulan dan merubah papan skor pertandingan.

Berawal dari peluang bola mati yang dimiliki Ajax, Davyy Klaassen mendapati bola pantulan di kotak penalti yang kemudian dia tembak dengan kaki kirinya.

Ajax pun di atas angin menang atas Utrecht.

Tapi sayang, Mike van der Hoorn yang bermain sebagai penyerang tambahan Utrecht memberikan dampak saat memasuki area permainan.

Dia menjadi bagian dari proses gol penyeimbang Utrecht yang dicetak oleh Zechiel.

Hingga peluit panjang dibunyikan, dengan keadaan imbang, laga pun di lanjutkan ke babak penalti.

Ajax berhasil menang saat adu penalti berkat dua penyelamatan gemilan Maarten Paes.

Jika berhasil lolos ke putaran final, musim depan ada dua pemain Timnas Indonesia yang bermain di kompetisi Eropa. Selain Maarten Paes di Liga Konferensi Eropa ada Calvin Verdonk di Liga Champions bersama Lille.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.