Lahirkan Juara Baru, Soccer Challenge Kudus dan Malang Jadi Panggung Bintang Muda Putri
TRIBUNNEWS.COM - Turnamen sepak bola putri untuk kelompok usia bertajuk MilkLife Soccer Challenge Kudus dan Malang Seri 2 2025–2026 resmi mencapai partai puncak, Minggu (24/5/2026).
Di partai final, lahirnya sederet juara baru dari dua kota.
Baca juga: MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 2025/2026, Talenta Putri Solo Mulai Bertebaran
Di Kudus, MI NU Baitul Mukminin sukses menjadi kampiun kategori KU 10, sementara SDN Jambean 02 Pati keluar sebagai juara KU 12.
Adapun di Malang, SDN Lowokwaru 3 memastikan gelar terbaik di KU 12 dan SDN Tulungrejo 02 menjuarai kategori KU 10.
Turnamen MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 berlangsung pada 19-24 Mei 2026 di Supersoccer Arena dan Lapangan Rendeng, Kudus, dengan melibatkan 1.391 siswi dari 89 sekolah yang terbagi dalam 66 tim KU 10 dan 64 tim KU 12.
Sementara MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 digelar pada 21-24 Mei 2026 di Stadion Gajayana, Malang, dan diikuti 2.161 siswi dari 122 sekolah yang terbagi dalam 82 tim KU 10 dan 116 tim KU 12.
Pada final KU 10 di Kudus, MI NU Baitul Mukminin tampil impresif dengan mengalahkan MI NU Pendidikan Islam 4-1. Gol kemenangan dicetak Nadya Alyssa Azzahra, Khasna Marsa Irsyad, Izzatunnisyafa Zahida Azzahra, dan Arla Manda Giunia.
Sementara partai final KU 12 berlangsung dramatis antara SDUT Bumi Kartini Jepara dan SDN Jambean 02 Pati.
Setelah bermain imbang hingga waktu normal berakhir, laga harus ditentukan lewat adu penalti. SDN Jambean 02 Pati akhirnya keluar sebagai juara dengan kemenangan 6-5.
Pelatih SDN Jambean 02 Pati, Muhammad Hidayat, mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya yang mampu menundukkan juara bertahan.
Kapten tim SDN Jambean 02 Pati, Faiha Talloi Carena, mengaku pertandingan final berlangsung menegangkan, terutama saat memasuki babak adu penalti.
“Kami tidak menyangka bisa merebut gelar juara KU 12. Itu tadi pertandingan yang sangat menegangkan tapi seru. Apalagi saat masuk ke babak penalti, kami deg-degan. Namun semua kerja keras kami terbayar dan kami jadi juara,” ujar Faiha.
Di Malang, final KU 12 mempertemukan SDN Lowokwaru 3 melawan SDN Pandanlandung. SDN Lowokwaru 3 tampil dominan dan menang meyakinkan 3-0 untuk memastikan gelar juara.
Adapun pada final KU 10, SDN Tulungrejo 02 berhasil mengalahkan SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1 dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh jual beli serangan.
Pelatih SDN Lowokwaru 3, Hazmi Wardi, memuji disiplin dan semangat para pemainnya sepanjang pertandingan final.
“Final tadi berjalan luar biasa. Anak-anak mampu bermain tenang dan menjalankan instruksi dengan sangat baik di lapangan. Saya juga bangga dengan Adelice dan seluruh pemain yang terus menunjukkan kerja keras serta semangat latihan tinggi,” ujar Hazmi.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan turnamen ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang MilkLife dan Djarum Foundation dalam membangun ekosistem sepak bola putri Indonesia sejak usia dini.
“MilkLife dan Djarum Foundation memiliki komitmen jangka panjang untuk mendukung sepak bola putri Indonesia. MilkLife Soccer Challenge kini memasuki tahun ketiga dan secara kualitas terus menunjukkan perkembangan konsisten,” ujar Teddy.
Menurutnya, kompetisi yang digelar rutin menjadi sarana penting untuk membangun mental bertanding dan meningkatkan kualitas permainan para pemain muda.
“Penyelenggaraan yang konsisten dan berkelanjutan seperti ini sangat penting untuk membangun fondasi sepak bola putri. Dari sini para pemain mendapat kesempatan berkembang, menambah pengalaman bertanding, sekaligus memupuk mental kompetitif sejak dini,” jelasnya.
Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge 2025–2026, Timo Scheunemann, menegaskan proses pembinaan pemain muda tidak hanya soal kemampuan teknik, tetapi juga konsistensi dan kecintaan terhadap sepak bola.
“Prestasi itu memang penting tapi yang tidak kalah penting adalah konsistensi para siswi dalam latihan. Ketika kemampuan mereka meningkat, mereka akan semakin senang bermain sepak bola,” tutur Timo.
Ia menilai Kudus sebagai kota pertama penyelenggaraan telah menunjukkan fondasi pembinaan yang semakin matang, sedangkan Malang mulai memperlihatkan perkembangan signifikan baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas permainan.
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 2 2025 - 2026:
Kategori Usia 10
Champion : MI NU Baitul Mukminin
Runner-up : MI NU Pendidikan Islam
Semifinalis : SDN Gunungwungkal 01 dan SD 2 Demaan
Top Scorer : Charissa Setya Ayudiana - SDIT Al Islam Kudus (37 Gol) dan Nadhira Adiba Syakila - MI NU Pendidikan Islam (37 Gol)
Best Player : Khusna Marsa Irsyad - MI NU Baitul Mukminin
Best Goalkeeper : Aulia Agustin - SDN Gunungwungkal 01
Fairplay Team : MIM Al Tanbih Kudus
Kategori Usia 12
Champion : SDN Jambean 02 Pati
Runner-up : SDUT Bumi Kartini Jepara
Semifinalis : SDN 1 Rendeng dan SDIT Al Islam Kudus
Top Scorer : Rara Zenita Fatin - SDUT Bumi Kartini Jepara (42 gol)
Best Player : Sabrina Dwi Ristiyana - SDN Jambean 02 Pati
Best Goalkeeper : Queisha Sava Azzalfa - SDUT Bumi Kartini Jepara
Fairplay Team : SDN 1 Panggang Jepara
Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 2025 - 2026:
Kategori Usia 10
Champion : SDN Tulungrejo 02
Runner-up : SDN Tunjungsekar 3
Semifinalis : SDN Tulungrejo 04 Batu dan SDN 1 Sukoanyar
Top Scorer : Syakila Naura Putri - SDN Sawojajar 6 (32 gol)
Best Player : Ya’qud Nadhifah Rafani Utomo - SD Islam Al Falah
Best Goalkeeper : Cahaya Ni’matul Solehah - SDN Tulungrejo 02
Fairplay Team : SD Islam Al Falah
Kategori Usia 12
Champion : SDN Lowokwaru 3
Runner-up : SDN 3 Pandanlandung
Semifinalis : SDK Santa Maria 01 dan SDN Lowokwaru 4
Top Scorer : Adelice Maureen Hanum Faisal - SDN Lowokwaru 3 (36 gol)
Best Player : Ananda Nindy Dwi Berlian - SDN Lowokwaru 4
Best Goalkeeper : Aira Firdayanti - SDN 3 Pandanlandung
Fairplay Team : MI Miftahul Huda Sukolilo