TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wahana permainan kora-kora di Kerinci patah, hingga tiga orang luka-luka.
Tragedi arena pasar malam di Lapangan Sepak Bola Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, terjadi pada Sabtu (23/5/2026) malam.
Salah satu wahana permainan jenis kora-kora mengalami kerusakan mendadak saat tengah beroperasi dan dipenuhi pengunjung.
Peristiwa itu menimbulkan pengunjung panik di lokasi.
Informasi yang dihimpun Tribun Jambi, bagian konstruksi wahana kora-kora diduga patah secara tiba-tiba.
Akibatnya, sedikitnya tiga orang pengunjung terjatuh dan mengalami luka-luka.
Ketiga korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Kerinci, Ramadhanil, mengatakan pihaknya telah memerintahkan personel untuk turun ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penyelidikan awal.
“Kita sudah perintahkan anggota cek ke lokasi,” kata Kapolres.
Insiden Wahana Permainan Berujung Kematian Pernah Terjadi
Kasus kecelakaan wahana permainan sebelumnya juga pernah terjadi di Jambi.
Pada Minggu, 30 November 2025 sekitar pukul 21.00 WIB, seorang bocah berusia empat tahun berinisial G tewas terjepit di wahana istana balon di Lapangan Merdeka, Sungai Penuh.
Korban diketahui bermain di wahana tersebut sebelum pemilik arena, Fatman Jaya (41), menutup wahana dengan cara mengempeskan balon tanpa melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Korban ditemukan tidak sadarkan diri di antara lipatan balon dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.
Polisi memasang garis polisi dan memeriksa pemilik wahana.
Kapolres Kerinci juga mengimbau seluruh pengelola wahana permainan anak agar menerapkan standar keselamatan secara ketat dan memastikan kondisi arena benar-benar aman sebelum maupun setelah digunakan. (Tribun Jambi/Tommy Kurniawan)
Baca juga: UPDATE Pemadaman Listrik Hari Ini, Jambi Masih Sebagian, Sumbar 100 Persen Sudah Menyala
Baca juga: Fakih Dimakamkan Setelah Tiga Hari Pencarian di Sungai Batang Merangin