Pengprov Inkai Kalsel Apresiasi Inkai Banjarmasin, Begini Targetnya kepada Atlet
Kamardi Fatih May 24, 2026 11:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Antusiasme karateka mengikuti ujian penurunan kyu dan kenaikan sabuk Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Kota Banjarmasin mendapat perhatian dari Pengurus Provinsi Inkai Kalsel.

Kegiatan yang digelar di Kantor Eks Kejati Kalsel, Minggu (24/5/2026), dinilai menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet menuju level nasional.

Ketua Pengprov Inkai Kalsel, Fawahisah Mahabatan, mengapresiasi kerja Ketua Inkai Banjarmasin, Edy Sunarto beserta para pelatih yang mampu menjaga semangat latihan para karateka.

“Alhamdulillah, kami melihat antusiasme di Banjarmasin luar biasa. Enam bulan lalu pelaksanaan ujian juga sangat ramai, meski sekarang sedikit menurun karena bersamaan dengan kegiatan sekolah dan persiapan masuk tahun ajaran baru,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian orangtua masih memiliki kekhawatiran anak-anak mereka terlalu sibuk mengikuti latihan dan ujian karate. 

Namun, ia menilai kegiatan tersebut justru memberi dampak positif bagi perkembangan mental dan disiplin anak.

“Memang ada kekhawatiran dari orangtua, tapi sebenarnya itu bukan masalah besar. Kami juga tidak bisa memaksa, namun antusiasme yang ada sekarang tetap melebihi target yang ditentukan,” katanya.

Ia menjelaskan, ujian kali ini diikuti sejumlah dojo yang tergabung dalam Inkai Banjarmasin, di antaranya Dojo Alu, Dojo Kodim, Dojo Al-Jihad, Dojo Al-Nurufikri hingga Dojo Atmajaya.
Pengprov Inkai Kalsel juga mengapresiasi dukungan fasilitas yang diberikan untuk pelaksanaan kegiatan. 

Menurutnya, penggunaan Gedung Eks Kejati menjadi dorongan positif bagi perkembangan karate di Banjarmasin.

“Sebelumnya kegiatan berpindah-pindah, kadang di Kodim, Al-Jihad, Al-Fikri hingga tempat Forki. Sekarang fasilitasnya sangat baik karena diberi tempat yang layak,” ucapnya.

Fawahisah menilai, dukungan orangtua yang hadir langsung menyaksikan ujian menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada kualitas pembinaan Inkai. 

Kepercayaan itu, dikatakan Fawahisah, mulai terlihat dari prestasi karateka Kalsel di tingkat nasional. 

Satu di antaranya melalui capaian atlet Bagaskara yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas).

“Dulu karate Kalsel sempat mengalami penurunan. Sekarang mulai bangkit lagi dan anak-anak Inkai sudah bisa bicara di level nasional,” jelasnya.

Ia berharap, pembinaan yang dilakukan secara rutin melalui ujian per semester dapat terus melahirkan karateka potensial untuk bersaing mulai tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.

“Ujian semester ini penting untuk mengukur kemampuan atlet. Dari sini kita bisa melihat siapa yang punya potensi untuk dipersiapkan ke jenjang kompetisi berikutnya,” ucapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.