Tribunlampung.co.id, Nabire - Nasib nahas menimpa seorang begal di Nabire yang tewas setelah kalah duel melawan korbannya sendiri.
Aksi nekatnya merampas sepeda motor korban, berujung petaka setelah senjata tajam yang ia bawa justru berbalik melukai dirinya hingga tewas di tempat.
Alih-alih mendapatkan motor incaran dengan mudah, pelaku justru mendapat perlawanan sengit dari korbannya yang menolak menyerah begitu saja.
Duel berdarah di tengah jalan ini menjadi akhir dari petualangan sang begal akibat terkena senjata makan tuan.
Peristiwa ini persisnya terjadi di Kampung Baru Kalisemen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIT.
Baca juga: 4 Pelaku Begal Bercelurit Ditangkap Setelah Jual Motor Korban via Facebook
Kejadian bermula saat korban berinisial LOE (50) sedang mengendarai motor Honda CRF miliknya untuk menjemput sang anak di sekolah.
Namun di tengah jalan, tepatnya di kawasan Kampung Baru, langkah LOE mendadak terhenti setelah diadang dan diserang secara brutal oleh pelaku yang mempersenjatai diri dengan sebilah parang.
Dikutip dari kompas.com, Kasat Reskrim Polres Nabire, Iptu Bogi Transtanto menjelaskan, saat itu pelaku langsung mengayunkan parangnya secara membabi buta ke arah korban.
Sabetan parang tersebut mengenai bagian bawah telinga kiri dan dagu sebelah kanan korban.
"Pelaku mengayunkan parang, sehingga mengakibatkan luka di bagian bawah telinga sebelah kiri dan dagu samping sebelah kanan korban," ujar Bogi melansir Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).
Merasa nyawanya terancam dan dalam posisi terdesak, LOE secara spontan melakukan perlawanan sengit.
Pria paruh baya ini nekat duel dengan tangan kosong dan berusaha merebut parang yang ada di genggaman pelaku.
"Saat berusaha merebut parang, tiba-tiba parang itu mengenai perut pelaku, sehingga pelaku terluka,” katanya.
Meski perutnya sudah robek dan mengucurkan darah, pelaku tetap memaksakan diri merampas motor CRF milik korban dan langsung memacu gas untuk melarikan diri.
Sementara itu, korban yang juga terluka parah di bagian kepala dan telinga langsung terkapar lemas di lokasi kejadian.
Nahas bagi sang begal, pelariannya tidak berlangsung lama. Efek luka tusuk di perut membuat kesadarannya hilang di tengah jalan.
"Pelaku berhasil merampas motor milik korban dan membawa kabur. Namun kurang lebih jarak 1 kilometer dari TKP, pelaku terjatuh dari atas motor yang dirampas karena luka yang dialami," ujar Bogi.
Melihat situasi tersebut, warga sekitar langsung bergerak cepat mengevakuasi korban LOE untuk mendapatkan pertolongan darurat.
Tidak lama berselang, pihak kepolisian yang tiba di lokasi jatuhnya pelaku langsung melarikan begal tersebut ke RSUD Nabire agar segera ditangani tim medis.
Namun, takdir berkata lain bagi sang pelaku. Nyawa begal nahas tersebut akhirnya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk yang cukup dalam di bagian perut sebelah kiri.
"Untuk pelaku meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian perut sebelah kiri. Sementara korban mengalami luka di belakang kepala, telinga kiri, sikut, baju dan lutut. Sampai sekarang korban masih menjalani perawatan intensif," pungkas Bogi.