Menjelang turnamen kelimanya bersama tim nasional Inggris, penjaga gawang Jordan Pickford merasa bahwa tim Tiga Singa memiliki semua alasan untuk percaya diri menghadapi Piala Dunia musim panas ini.
Skuad asuhan Thomas Tuchel akan menuju Amerika Utara dengan harapan mengakhiri penantian selama enam dekade untuk meraih trofi besar, dalam sebuah Piala Dunia yang kali ini tidak memiliki favorit yang jelas.
Bagi Pickford, penderitaan selama 60 tahun itu bisa berakhir jika Inggris mampu menampilkan performa terbaik mereka di momen-momen penentuan.
“Hal itu membuat persiapan menjadi semakin penting, kami harus siap sebaik mungkin dan tampil maksimal di setiap pertandingan,” ujar Pickford kepada FourFourTwo saat ditanya apakah absennya tim unggulan dapat membantu peluang Inggris musim panas ini.
“Kami harus lebih siap dibandingkan tim mana pun, lalu mencapai puncak performa di waktu yang tepat.”
Turnamen pertama Pickford bersama Inggris memperlihatkan tim mencapai semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak Italia 1990, kemudian dilanjutkan dengan dua kali berturut-turut mencapai final Kejuaraan Eropa.
Kiper Everton itu kini menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Inggris dan memahami betul apa yang dibutuhkan untuk melangkah hingga ke tahap akhir sebuah turnamen besar.
“Untuk memenangkan kompetisi, kami tahu akan menghadapi masa-masa sulit, dan cara kami melewati masa-masa itu akan menentukan sejauh mana kami bisa melangkah,” lanjutnya.
“Perjalanannya tidak akan mulus. Ini tentang bagaimana kami menavigasi setiap rintangan. Jika melihat sejarah, tim-tim dari Amerika Selatan dan Eropa selalu bersaing di level tertinggi, dan saya rasa hal itu tidak akan berubah.”
“Saya benar-benar yakin kami termasuk salah satu tim terbaik – bagaimana hasil akhirnya tergantung pada apakah kami bisa menampilkan versi terbaik dari diri kami sendiri.”
Tentu saja, mengangkat trofi Piala Dunia akan menjadi mimpi terbesar yang menjadi kenyataan bagi pemain berusia 32 tahun tersebut.
“Rasanya sangat menggairahkan dan kami tahu apa tujuan akhirnya, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelumnya,” aku Pickford. “Kami harus menghadapi setiap pertandingan satu per satu.”
“Pertama-tama kami harus memastikan menjadi juara grup, kemudian melanjutkan perjalanan di babak gugur. Tentu saja kami semua bermimpi memenangkannya, membayangkan momen itu, tetapi yang terpenting adalah melakukan pekerjaan dengan benar sejak awal.”