TRIBUNNEWS.COM - Panggilan membela sebuah tim nasional, apalagi yang akan bermain di Piala Dunia, barangkali menjadi impian hampir semua pesepak bola dunia.
Namun hal itu tak menjadi alasan utama bagi seorang Odsonne Edouard melakukan hal yang sama.
Bahkan Edouard berani menolak tawaran tim nasionalnya yang sebenarnya ingin membawanya saat tampil di ajang empat tahunan tersebut.
Odsonne Edouard berasal dari Haiti, tetapi juga memiliki darah Prancis.
Penyerang 28 tahun ini memiliki musim yang bisa dibilang cukup baik bersama tim asal Prancis, RC Lens.
Ia menjadi salah satu top skor utama tim tersebut dengan mencetak 12 gol dalam satu musim.
Baca juga: Piala Dunia 2026 - Al Nassr Pemersatu Roberto Martinez & Cristiano Ronaldo setelah Tugas di Portugal
Kontribusinya juga memastikan Lens bisa finish di peringkat kedua Liga Prancis dan akan tampil di Liga Champions musim depan.
Performa luar biasa Edouard membuat pelatih Haiti, Sebastien Migne, ingin membawanya ke Piala Dunia 2026 mendatang.
Namun ternyata niatan itu mendapatkan penolakan dari sang pemain sendiri.
Edouard merasa tak nyaman dengan panggilan tersebut lantaran ia belum pernah terlibat dengan Timnas Haiti sebelumnya.
Ia bahkan sama sekali tak membela Haiti saat berjuang dari bawah untuk memperebutkan tiket kelolosan.
Untuk itu, ia memilih menolak panggilan tersebut lantaran menilai ada pemain yang lebih pantas mendapatkannya.
"Akan terasa tidak pantas bagi saya bermain di Piala Dunia (bagi Haiti) karena ada pemain-pemain yang berkontribusi besar sejak babak kualifikasi," kata Edouard dikutip dari One Football.
"Saya tidak akan muncul di menit terakhir dan mengambil tempat dari pemain itu."
"Sebenarnya simpel saja, jika saya akan bermain, saya harus pantas mendapatkannya," paparnya.
Timnas Haiti berhasil melewati dua ronde kualifikasi zona CONCACAF (konfederasi sepak bola untuk Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) dengan performa yang meyakinkan.
Pada ronde kedua, Timnas Haiti finis sebagai runner-up Grup C di bawah Curacao.
Timnas Haiti meraih tiga kemenangan dan satu kekalahan dari empat pertandingan.
Satu-satunya kekalahan Timnas Haiti terjadi saat takluk 1-5 dari Curacao, tim yang juga berhasil melaju ke putaran berikutnya.
Memasuki ronde ketiga, Timnas Haiti tergabung ke dalam grup yang kompetitif bersama Kosta Rika, Honduras, dan Nikaragua.
Timnas Haiti hanya menelan satu kekalahan, yakni kalah 0-3 dalam laga tandang melawan Honduras.
Yang krusial, Timnas Haiti mampu meraih empat poin dari dua pertemuan melawan Kosta Rika. Hasil tersebut membantu mereka mengamankan posisi puncak Grup C.
Selain itu, Timnas Haiti juga diuntungkan oleh hasil imbang tanpa gol antara Kosta Rika dan Honduras.
Hingga pada akhirnya, Timnas Haiti memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 2-0 atas Nikaragua.
Satu-satunya penampilan Timnas Haiti di Piala Dunia hingga saat ini terjadi pada tahun 1974, kala itu digelar di Jerman Barat.
Saat itu mereka lolos ke Piala Dunia 1974 setelah menjuarai Kejuaraan CONCACAF pada tahun sebelumnya.
Di Piala Dunia 1974, Timnas Haiti tergabung ke dalam grup berat bersama Italia, Argentina, dan Polandia.
Timnas Haiti yang kala itu di bawah asuhan Antoine Tassy harus menerima tiga kekalahan beruntun, yakni 1-3 dari Italia, 0-7 dari Polandia, dan 1-4 dari Argentina.
Tiga kekalahan membuat Timnas Haiti hanya mampu finis di fase grup.
Meski begitu, Timnas Haiti tetap mampu mencatatkan momen bersejarah lewat dua gol yang dicetak Emmanuel Sanon sepanjang turnamen.
(Tribunnews.com/Guruh, Isnaini)