Suhu di Makkah Capai 47 Derajat Celsius, Jemaah Diimbau Gunakan Payung Secara Rutin
Mawaddatul Husna May 25, 2026 12:53 AM

TRIBUNGAYO.COM - Suhu di Makkah dan sekitarnya mencapai 47 derajat celsius.

Pemerintah Arab Saudi mengimbau jemaah menggunakan payung secara rutin untuk mencegah kelelahan akibat panas, sengatan panas dan dehidrasi.

Langkah antisipasi ini menjadi penting karena jutaan jemaah akan bergerak di sejumlah titik utama ibadah haji, termasuk Makkah, Mina, Arafah dan Muzdalifah.

Suhu Makkah Diprediksi 47 Derajat Celsius

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi memperkirakan cuaca siang hari di jalur Madinah, Makkah, dan kawasan suci akan stabil, tetapi sangat panas.

Pergerakan besar jemaah tengah berlangsung menjelang dimulainya rangkaian ibadah haji pada 25 Mei 2026.

Suhu di Makkah diperkirakan mencapai 47 derajat celsius, sedangkan suhu di Madinah diprediksi mencapai 44 derajat celsius.

Tingkat kelembapan diperkirakan mencapai 40 persen, dengan potensi angin yang dapat menerbangkan debu di area terbuka.

Otoritas cuaca juga mengimbau jemaah dan pelaku perjalanan untuk memeriksa kendaraan sebelum bepergian.

Jemaah diminta mengikuti panduan keselamatan dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

Jemaah Diimbau Gunakan Payung

Kementerian Kesehatan Arab Saudi meminta jemaah menggunakan payung saat berpindah di antara kawasan suci.

Payung dinilai tidak hanya melindungi jemaah dari paparan langsung sinar matahari, tetapi juga dapat membantu menurunkan suhu di sekitar tubuh.

Pejabat kesehatan menyebut, penggunaan payung dapat menurunkan suhu lingkungan di sekitar jemaah hingga 10 derajat Celsius.

Penggunaan payung juga dapat mengurangi beban fisik jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Secara terpisah, Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi menyatakan telah menyiapkan akomodasi dan layanan kesehatan bagi 2.500 jemaah dari 104 negara.

Mereka merupakan peserta Program Tamu Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan kunjungan.

Akomodasi di Makkah dan kawasan suci telah dilengkapi dengan klinik medis.

Klinik tersebut memiliki peralatan diagnosis canggih dan perlengkapan darurat.

Layanan kesehatan itu dioperasikan oleh tenaga medis profesional dan dibuka sepanjang waktu.

Fasilitas tersebut disiapkan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman dan nyaman. (*)

Baca juga: Jangan Nekat! Ini Sanksi Berat Arab Saudi untuk Jemaah Haji Ilegal

Baca juga: Menjelang Puncak Haji, Jamaah Mulai Berangkat ke Arafah 25 Mei 2026

Baca juga: Musim Haji 2026: Jemaah Aceh Terima Dana Wakaf Baitul Asyi Rp 9,2 Juta per Orang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.