'Benar-benar konyol!' - Penundaan babak kedua Tottenham vs Everton membuat Gary Neville 'murka'
Rina Kusumawati May 25, 2026 06:46 AM

Gary Neville dibuat sangat marah setelah masalah teknis menyebabkan penundaan dimulainya babak kedua dalam laga terakhir Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur dan Everton. Sementara rival degradasi Spurs, West Ham United, menyelesaikan pertandingan mereka melawan Leeds United tepat waktu, ketidaksinkronan akibat gangguan teknis pada sistem VAR memicu kemarahan, hingga Neville menyebut situasi tersebut sebagai 'benar-benar konyol'.


Penundaan dimulainya babak kedua


Hari terakhir Liga Primer berubah menjadi kekacauan setelah peralatan VAR mengalami gangguan yang menunda dimulainya kembali laga penting antara Tottenham dan Everton. Penundaan tersebut menyebabkan pertandingan tidak bisa dimulai bersamaan dengan laga West Ham melawan Leeds United. Tottenham, yang unggul di babak pertama melalui gol Joao Palhinha, tengah berjuang untuk memastikan tempat mereka tetap di kasta tertinggi. Gagalnya penyelarasan waktu kick-off babak kedua pada sore penting tersebut segera memicu kritik tajam.


Neville meluapkan kemarahannya


Sebagai komentator untuk Sky Sports, Neville langsung menyuarakan rasa frustrasinya terhadap kurangnya sinkronisasi antara dua pertandingan krusial tersebut. Mantan bek Manchester United itu tidak bisa menyembunyikan kemarahannya ketika wasit Michael Oliver terpaksa menunda pertandingan karena masalah teknis VAR yang terus berlanjut. Neville dengan penuh emosi berkata: "Mengapa mereka sudah memulai di sana jika mereka seharusnya menyinkronkan waktu? Saya rasa pertandingan sepak bola tidak seharusnya dihentikan karena hal ini. Ini tidak bisa diterima, saya tahu ada masalah teknis, tetapi para penggemar mencemooh dan mereka benar. Saya benar-benar marah, bukan hanya karena ini laga terakhir musim ini, tetapi juga karena integritas olahraga."


Akhir dramatis dalam pertarungan degradasi


Penundaan tersebut menghasilkan akhir yang aneh. West Ham menang mudah 3-0 atas Leeds melalui gol dari Valentin Castellanos, Jarrod Bowen, dan Callum Wilson. Namun, pertandingan mereka berakhir sebelum waktu normal di London habis. Karena penundaan itu, wasit menambahkan sembilan menit waktu tambahan untuk Tottenham, yang dimulai setelah peluit akhir dibunyikan di pertandingan West Ham. Hal ini membuat West Ham terhenti di 39 poin dan hanya bisa menunggu tanpa daya sementara Spurs mempertahankan keunggulan 1-0 mereka. Neville menambahkan: "Ada alasan mengapa pertandingan-pertandingan seperti ini selalu dimulai bersamaan ketika ada sesuatu yang dipertaruhkan. Ini benar-benar konyol, hari ini memang panas, tapi bisa saja sedang musim dingin dan -2 derajat dengan para pemain berjalan-jalan menunggu. Ini tidak pantas terjadi."


Apa yang terjadi selanjutnya?


Tottenham berhasil mempertahankan keunggulan tipis mereka atas Everton untuk memastikan kelangsungan mereka di Liga Primer dengan total 41 poin, yang berarti West Ham harus menerima kenyataan pahit terdegradasi meskipun menang besar. The Hammers kini harus bersiap menghadapi musim di Championship, sementara Tottenham akan mencoba membangun kembali skuad mereka di bawah asuhan Roberto De Zerbi agar terhindar dari musim buruk lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.