Jarrod Bowen Tanggapi Pertanyaan Soal Masa Depan Usai West Ham Terdegradasi dari Liga Primer
Dewi Rahayu May 25, 2026 06:57 AM

Bintang West Ham United, Jarrod Bowen, bersama pelatih kepala Nuno Espirito Santo, berbicara kepada media setelah klub tersebut mengalami degradasi menyakitkan dari Liga Primer pada hari Minggu. Meski dikaitkan dengan sejumlah rumor transfer, Bowen menegaskan bahwa fokusnya adalah membantu The Hammers meraih promosi kembali secepat mungkin musim depan, sementara Nuno menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung namun enggan memastikan masa depannya bersama klub.

West Ham terdegradasi pada hari terakhir musim

West Ham resmi turun ke Divisi Championship, mengakhiri perjalanan 14 tahun mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris. The Hammers menutup musim dengan kemenangan 3-0 atas Leeds United di laga kandang terakhir, berkat gol-gol babak kedua dari Taty Castellanos, Bowen, dan Callum Wilson. Namun, Tottenham yang berada dua poin di atas mereka setelah menang atas Everton memastikan nasib West Ham terjun ke divisi bawah. Bowen sendiri telah enam tahun membela klub sejak bergabung dari Hull City pada Januari 2020. Selama periode itu, ia telah tampil sebanyak 280 kali dan menjadi pemain kesayangan publik London Timur, meskipun kini ia santer dikabarkan akan hengkang di bursa transfer musim panas.

Bowen menanggapi spekulasi soal masa depannya

Usai pertandingan, winger berusia 29 tahun yang masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2030 itu ditanya mengenai masa depannya di tengah rumor transfer yang beredar luas. “Dengar, ini masih terasa sangat, sangat berat. Membicarakan masa depan sekarang rasanya tidak menghormati klub, para penggemar, dan semuanya,” ujar Bowen. “Saya masih terikat kontrak di sini. Akan selalu ada rumor, akan selalu ada pembicaraan, tapi tujuan utama saya adalah membawa klub ini kembali ke Liga Primer. Saya sudah mengalami banyak momen indah di sini. Ini adalah masa yang sangat sulit. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi saya ingin melihat klub ini kembali ke Liga Primer dan saat ini visi saya adalah membantu klub kembali ke sana.”

Nuno meminta maaf kepada para pendukung

Pelatih Nuno, yang menggantikan Graham Potter pada bulan September, menyampaikan permintaan maaf kepada fan West Ham namun menolak berkomentar tentang masa depannya sebagai pelatih kepala maupun masa depan para pemain bintangnya. “Ini adalah momen yang sangat menyedihkan bagi semua orang di klub,” ujar Nuno. “Hari ini sangat berat, kami menghadapi misi sulit, kami kehilangan hak untuk menentukan nasib kami sendiri. Jika Anda bertanya tentang masa lalu dan masa depan, saya rasa hari ini bukan waktu yang tepat untuk itu. Kami harus memahami kesedihan para penggemar, diri kami sendiri, juga klub, dan saya ingin meminta maaf serta berterima kasih atas semua dukungan yang telah mereka berikan. Musim ini terasa aneh dalam hal perolehan poin; biasanya 39 poin dalam 10 tahun terakhir sudah cukup untuk bertahan. Kami memang mengalami peningkatan, tapi ternyata itu belum cukup.”

Apa langkah selanjutnya bagi Bowen dan West Ham?

West Ham kini harus bersiap menghadapi musim yang menantang di Championship demi meraih promosi kembali ke Liga Primer secepat mungkin. Klub perlu membuat keputusan besar terkait posisi pelatih dan kemungkinan penjualan beberapa pemain utama pada musim panas mendatang untuk menyeimbangkan keuangan. Bagi Bowen, fokusnya kini beralih untuk beristirahat sebelum pramusim dimulai, sementara para pendukung The Hammers berharap ia tetap menjadi sosok utama dalam perjuangan klub untuk kembali ke level tertinggi sepak bola Inggris.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.