TRIBUN-MEDAN.COM, HUMBAHAS-Di tengah udara sejuk perbukitan Parlilitan, suara pujian jemaat menggema dari Gereja HKBP Parlilitan di Desa Sihotang Hasugian (Sihas) Tonga, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Minggu (24/5/2026). Perayaan Minggu Pantekoste I yang dirangkai dengan penggalangan dana revitalisasi gereja itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus anggota Komisi XIII DPR RI, Drs Rapidin Simbolon MM bersama Ketua Komisi B DPRD Sumut, Dra Sorta Ertaty Siahaan.
Ibadah bertema “Ari Hasasaor di Bahasan Sada Tondi” atau ragam karunia dalam satu roh itu dipimpin Pendeta . Jemaat mengikuti rangkaian ibadah dengan khidmat sebelum suasana berubah lebih cair melalui kegiatan lelang dan hiburan penggalangan dana pembangunan gereja.
Dalam sambutannya, Rapidin mengaku terharu bisa hadir langsung di tengah jemaat. Ia sempat memperhatikan kondisi bangunan gereja yang dinilainya masih cukup baik, meski membutuhkan revitalisasi di sejumlah bagian.
“Kalau melihat kondisinya, gereja ini belum masuk kategori pembangunan total, tetapi lebih kepada rehabilitasi. Karena itu, saya pribadi akan membantu Rp50 juta untuk mendukung revitalisasi gereja ini,” kata Rapidin disambut tepuk tangan jemaat.
Rapidin mengatakan, kondisi efisiensi anggaran saat ini membuat banyak program pembangunan harus menyesuaikan kebijakan pemerintah. Namun demikian, menurut dia, rumah ibadah tetap harus menjadi perhatian bersama.
“Orang yang menjaga rumah ibadah akan selalu diberkati Tuhan. Yang penting kita semua diberi kesehatan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan politik kepadanya selama ini.
Sementara itu, Pendeta Toho Sinaga menyampaikan apresiasi atas perhatian Rapidin terhadap gereja-gereja di Sumatera Utara. Menurut dia, bantuan dan dukungan Rapidin selama ini tidak hanya diberikan kepada HKBP, tetapi juga kepada gereja denominasi lain.
“Kami berharap beliau tetap diberi kesehatan agar terus memperhatikan rakyat dan kebutuhan umum,” ujar Toho.
Acara kemudian ditutup dengan lelang dan hiburan yang dipandu jemaat untuk menambah dana revitalisasi gereja.(Jun-tribun-medan.com).