SURYA.CO.ID SURABAYA - Masjid Nasional Al Akbar Surabaya terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu jemaah.
Ibadah akbar ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (27/5/2026) pukul 06.00 WIB dengan berbagai layanan pendukung yang telah disiapkan panitia.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun ini mengusung tema “Belajar dari Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail untuk Membina Generasi Unggul”, sebagai pengingat nilai pengorbanan dan keteladanan dalam kehidupan umat.
Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor, menyampaikan bahwa imam sholat akan dipimpin oleh KH. Abdul Hamid Abdullah, S.H., M.Si selaku Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya.
Sementara itu, khotbah akan disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A., yang juga Ketua Umum MUI Jawa Timur.
Baca juga: Idul Adha 2026 Berpotensi Libur Panjang 6 Hari Akhir Mei, Siap-Siap Long Weekend
“Tema kali ini Belajar dari Keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail untuk Membina Generasi Unggul,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Panitia menyiapkan area sholat di lantai 1, lantai 2, hingga halaman masjid dengan total kapasitas mencapai 40 ribu jemaah.
Demi kelancaran ibadah, panitia telah mengatur sejumlah akses masuk bagi jemaah putra dan putri melalui berbagai pintu masjid yang tersebar di sisi utara, timur, dan selatan.
Jemaah juga dapat memanfaatkan layanan Virtual Tour 3D Masjid Al Akbar melalui laman resmi untuk membantu navigasi area masjid yang memiliki 45 pintu.
Untuk parkir, kendaraan roda dua disiapkan di sisi utara dengan kapasitas 1.500 unit, sedangkan roda empat berada di sisi selatan dengan kapasitas 100 unit.
Area parkir tambahan juga disiapkan di beberapa titik sekitar masjid dan akan dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Selain itu, area VIP disediakan di sisi barat masjid dengan kapasitas 100 unit kendaraan.
Panitia juga menyiagakan layanan kesehatan lengkap, mulai dari tim medis RSUD dr. Soetomo, PMI Kota Surabaya, hingga Rumah Sehat Masjid Al Akbar, dengan dukungan ambulans untuk kondisi darurat.
Helmy mengimbau jamaah agar membawa alas kaki ke dalam tas kecil saat memasuki ruang sholat guna menghindari penumpukan setelah ibadah selesai. Jamaah juga diminta menjaga barang bawaan masing-masing demi kenyamanan bersama.