BOLASPORT.COM - Elkan Baggott dan Nathan Tjoe-A-On sama-sama membawa klubnya promosi dari kasta kedua Liga Inggris dan Liga Belanda.
Dua pemain timnas Indonesia memenangi promosi liga besar Eropa.
Pemain pertama yang melakukannya adalah Elkan Baggott bersama Ipswich Town di kasta kedua Liga Inggris.
Baggott merupakan produk akademi Ipswich Town yang musim ini dipertahankan di tim utama oleh pelatih Kieran McKenna.
Bek jangkung itu sebelumnya dipinjamkan ke lima klub kasta bawah, meliputi King's Lynn Town, Cheltenham, Gillingham, Bristol Rovers, hingga Blackpool.
Musim ini beredar di tim utama Ipswich, Baggott jarang mendapatkan kesempatan bermain.
Pelatih McKenna hanya memberi jatah main di ajang Piala FA dalam dua laga.
Di ajang Divisi Championship, Baggott paling banter hanya menghuni bangku cadangan dan tak pernah diturunkan.
Di kompetisi di bawah Premier League itu, Ipswich finish sebagai peringkat dua dengan 84 poin.
The Blues pun promosi ke Premier League bersama Coventry City dan Hull City.
Pemain timnas Indonesia lain yang memenangi promosi yaitu bek kiri Nathan Tjoe-A-On.
Musim ini, Nathan bergabung Willem II Tilburg setelah dua musim terpinggirkan di Swansea City.
Willem II merupakan klub kasta kedua Eerste Divisie yang mengincar promosi ke Eredivisie pada 2025/26.
Bersama Willem II, Nathan menemukan rumahnya kembali dan bermain reguler di sepanjang musim.
Pemain 24 tahun itu bermain dalam 32 pertandingan pada fase liga.
Klub berjuluk Tricolores pun finis di peringkat ketiga dengan 68 poin, di bawah ADO Den Haag dan Cambuur.
Sebagai peringkat tiga Eerste Divisie, Willem II harus melakoni jalan terjal babak play-off untuk promosi.
Terdapat tiga babak masing-masing dua leg yang harus dilakoni Mounir El Allouchi dkk untuk naik ke kasta tertinggi.
Babak perempat final melawan RKC Waalwijk dimenangi dengan skor agregat 2-1.
Babak semifinal menghadapi Almere City dilibas dengan lebih mudah berupa skor agregat 3-0.
Lantas pada babak final, Willem II harus menghadapi tim peringkat ke-16 Eredivisie, FC Volendam.
Kedua tim sama-sama memenangi dua leg dengan skor 1-2, yang berarti skor agregat 3-3.
Laga harus dilanjutkan babak adu penalti, Willem II berjaya dengan lima penendang sukses menunaikan tugansya, 4-5.
Nathan bermain dalam seluruh enam pertandingan Willem II di babak play-off tersebut.
Musim depan, Baggott dan Nathan akan bermain di kasta tertinggi Liga Inggris dan Liga Belanda.