Spanyol Konfirmasi Kasus Hantavirus Baru, Asal dari Klaster MV Hondius
Bobby Wiratama May 26, 2026 04:22 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan Spanyol mengumumkan konfirmasi kasus positif hantavirus baru pada Senin waktu setempat (25/5/2026).

Melansir dari Reuters, pasien adalah seorang warga negara Spanyol yang sebelumnya telah ditempatkan dalam karantina pencegahan di rumah sakit militer di Madrid. 

Adapun pasien tersebut juga termasuk sebagai salah satu dari 14 warga Spanyol yang dievakuasi dari kapal pesiar mewah MV Hondius akibat klaster wabah penyakit pernapasan parah.

Kasus ini tercatat sebagai infeksi kedua yang ditemukan di antara warga Spanyol yang dievakuasi ke Pulau Tenerife.

Kapal MV Hondius milik perusahaan Oceanwide Expeditions diketahui membawa sekitar 150 penumpang dan awak dari 23 negara berbeda saat pertama kali melaporkan klaster penyakit tersebut kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2 Mei 2026 lalu.

Menurut keterangan resmi Kementerian Kesehatan Spanyol, pasien yang baru terkonfirmasi positif ini merupakan "kontak dekat" dari seseorang yang terkait dengan wabah awal di kapal.

Kasus tersebut terdeteksi melalui pemeriksaan rutin terhadap individu yang memiliki riwayat kontak dengan pasien sebelumnya.

Segera setelah hasil tes dinyatakan positif, pasien dipindahkan ke unit isolasi tingkat tinggi di Rumah Sakit Militer Gómez Ulla untuk mendapatkan pengawasan medis intensif.

Kementerian Kesehatan Spanyol menegaskan bahwa penemuan kasus baru ini tidak mengubah tingkat risiko bagi masyarakat umum.

Hal ini dikarenakan pasien telah berada dalam sistem isolasi sejak awal, langkah penanganan epidemiologi yang diterapkan tetap sama dan tidak memerlukan perubahan kebijakan.

Hantavirus Tipe Andes yang Meresahkan

Seperti yang diwartakan sebelumnya, jenis Hantavirus yang tengah menjadi perhatian bagi otoritas kesehatan di seluruh dunia saat ini berasal dari varian Andes.

Hantavirus jenis Andes yang menjadi penyebab dari wabah di klaster MV Hondius ini merupakan virus langka yang biasanya endemik di sebagian wilayah Amerika Selatan, terutama Argentina.

Meski secara umum virus ini jarang menular antarmanusia, strain Andes diketahui dapat menyebar melalui kontak dekat.

Insiden ini tercatat sebagai kejadian hantavirus pertama dalam skala klaster yang terjadi di sebuah kapal pesiar.

EVAKUASI KAPAL HONDIUS - Konferensi pers dan rapat yang digelar WHO dan otoritas setempat dalam menyambut Kapal MV Hondius yang akan bersandar di Pelabuhan Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol pada Minggu (10/5/2026)
EVAKUASI KAPAL HONDIUS - Konferensi pers dan rapat yang digelar WHO dan otoritas setempat dalam menyambut Kapal MV Hondius yang akan bersandar di Pelabuhan Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol pada Minggu (10/5/2026) (Akun X resmi Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesu)

Sejak awal Mei 2026, wabah di MV Hondius telah menyebabkan tiga kematian dan total 11 kasus infeksi yang telah dikonfirmasi maupun dicurigai.

Hingga saat ini, tidak ada laporan kematian baru sejak kasus awal dilaporkan ke WHO.

Mengingat masa inkubasi virus ini bisa mencapai enam minggu, pemantauan ketat terhadap semua kontak tetap dilakukan di berbagai negara.

Klaster MV Hondius

Baca juga: Tak Kapok Hantavirus, MV Hondius Sudah Buka Booking Pesiar ke Andes Lagi

Sebelumnya, MV Hondius telah menyelesaikan perjalanan ekspedisi selama tujuh minggu yang menempuh jarak perjalanan sekitar 8.500 mil atau sekitar 13.679 km, termasuk rute melewati Antartika, sebelum akhirnya berlabuh di Rotterdam, Belanda.

Sebagian besar penumpang, termasuk 18 warga Amerika Serikat, kini menjalani karantina di negara masing-masing di bawah pengawasan otoritas kesehatan setempat.

Sementara itu, sekitar 20 awak kapal dan dua staf medis telah turun di Belanda.

Otoritas kesehatan global dan Amerika Serikat terus berupaya menenangkan kekhawatiran publik mengenai potensi penyebaran yang lebih luas.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap gejala seperti demam, sesak napas, dan gangguan pernapasan lainnya, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat kontak dengan penumpang atau awak kapal tersebut.

Saat ini, otoritas kesehatan di Spanyol, Belanda, dan negara terkait lainnya masih melakukan investigasi mendalam untuk menelusuri asal-usul penularan di atas kapal, sementara MV Hondius tengah menjalani proses disinfeksi menyeluruh di Rotterdam.

EVAKUASI KAPAL HONDIUS - Pemandangan Kapal MV Hondius yang akan bersandar di Pelabuhan Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol pada Minggu (10/5/2026)
EVAKUASI KAPAL HONDIUS - Pemandangan Kapal MV Hondius yang akan bersandar di Pelabuhan Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol pada Minggu (10/5/2026) (Akun X resmi Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesu)

(Tribunnews.com/Bobby)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.