TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga Kota Pontianak dihebohkan dengan penemuan jasad pria di sekitar pelabuhan Senghie Pontianak pada Senin 25 Mei 2026 pukul 05.30 WIB.
"Jenazah korban ditemukan sekira pukul 05:30 WIB," kata Ketua Relawan Peduli Kemanusiaan Kalbar, Eddy Zulkarnaen kepada TribunPontianak.co.id, Senin 25 Mei 2026.
Jenazah pun dibawa ke rumah sakit bhayangkara guna kepastian hukum dan proses penyelidikan lebih lanjut mengenai identitasnya.
"Umur sekitar 40 tahun, jenis kelamin laki-laki," pungkasnya.
Eddy menyebut jenazah ditemukan tersangkut di bawah kapal.
"Ditemukan di sekitar pelabuhan senghie tersangkut di bawah kapal," tambah Eddy.
• Warga Jalan Veteran Pontianak Nekat Lompat dari Jembatan Kapuas Ditemukan Mengapung Setelah 3 Hari
Eddy menjelaskan untuk sementara identitas korban masih belum diketahui pasti.
Namun, berdasarkan ciri-ciri yang ditemukan mengerucut kepada salah seorang yang juga sempat dikabarkan hilang beberapa hari lalu.
Korban dilaporkan mengenakan baju abu-abu, celana pendek levis dan ikat pinggang.
"Identitas masih ditelusuri, karena memang beberapa waktu lalu juga ada laporan orang hilang dengan ciri-ciri yang sama dan sudah kami informasikan ke pihak kepolisian. Perkiraan sementara sesuai," jelasnya.
Jenazah itu memiliki ciri yang sama dengan pria yang nekat terjun ke Sungai Kapuas dari kawasan Jembatan Kapuas I Pontianak pada Sabtu 23 Mei 2026 lalu.
Koordinator Lapangan PST Rescue, Samsul Bahri mengatakan saat ditemukan, korban diketahui mengenakan baju abu-abu dan celana pendek levis lengkap dengan ikat pinggang.
“Ciri-cirinya baju warna abu, menggunakan celana pendek levis, pakai ikat pinggang, jenis kelamin laki-laki,” ungkapnya.
• Terungkap! Ciri-ciri Identitas Pria Lompat dari Jembatan Kapuas 1 dan Ditemukan Mengapung di Senghie
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian selama tiga hari dengan menyisir sejumlah titik di aliran Sungai Kapuas menggunakan radius pencarian hingga 3 NM dari lokasi kejadian perkara (LKK).
Pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan yang terus memperluas area penyisiran demi menemukan korban yang sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu 23 Mei 2026 siang.
Kronologi diungkap saksi warga Gang H. Mursyid, Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak, Kalsum.
Ia memastikan pria tersebut bukan warga sekitar.
Kalsum mengatakan korban datang seorang diri dan langsung menuju pagar pembatas jembatan.
Korban dengan cepat terjun bebas ke Sungai Kapuas.
Saat itu korban mengenakan baju kaos hitam, celana pendek dan alas kaki sandal.
Namun setelah melompat dan terhempas ke dalam air, korban disebut sempat tersadar.
• BREAKING NEWS - Seorang Pria Nekat Terjun dari Jembatan Kapuas, Sempat Lambaikan Tangan Lalu Hilang
Ia kata Kalsum bahkan berusaha menyelamatkan diri dari derasnya arus sungai terbesar di Kalimantan itu.
“Setelah melompat ke sungai, dia sempat terlihat mengangkat tangan dan melambaikan tangan seperti meminta pertolongan. Namun tidak lama setelah itu langsung tenggelam dan terbawa arus yang deras,” ujar Kalsum saat ditemui Tribunpontianak.co.id di lokasi kejadian.