Besok Salat Id di ATM Pangkalpinang
Fitriadi May 26, 2026 10:03 AM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah kembali dipusatkan di kawasan Alun-alun Taman Merdeka (ATM).

Selain itu, sapi kurban bantuan Presiden RI dijadwalkan disembelih di Masjid Khoiril Baitil Muslimin, kawasan Pangkalarang, Kelurahan Ketapang.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan lokasi pelaksanaan Salat Id dipilih sama seperti saat Idulfitri lalu karena dinilai mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.

“Insya Allah kita akan melaksanakan Salat Id di Alun-alun Taman Merdeka, sama seperti Salat Idulfitri kemarin,” kata Saparudin kepada wartawan, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, sapi kurban bantuan Presiden akan dipotong tepat pada 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Daging kurban nantinya dibagikan kepada masyarakat di Kota Pangkalpinang.

“Pemerintah menyalurkannya melalui salah satu masjid di kawasan Pangkalarang agar distribusi daging lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Saparudin berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan saat Iduladha.

“Semoga ini bermanfaat dan bisa membantu masyarakat kita yang membutuhkan,” katanya.

Pemkot Pangkalpinang juga mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama pelaksanaan Salat Id hingga pembagian daging kurban.

Sementara itu, bantuan sapi kurban Presiden juga disalurkan ke sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan bobot fantastis.

Di Kabupaten Bangka Tengah, seekor sapi jenis limosin dengan bobot lebih dari 900 kilogram disiapkan untuk masyarakat Dusun C2, Desa Lubuk Pabrik. Sapi tersebut dibeli dari peternak di Kecamatan Koba milik H Ahmad.

Ahmad mengaku bangga karena ternaknya kembali terpilih menjadi sapi kurban Presiden untuk ketiga kalinya.

“Alhamdulillah ini sudah ketiga kalinya mendapat pesanan. Bahagia bisa digunakan menjadi sapi bantuan Presiden,” ujar Ahmad.

Ia mengatakan sapi tersebut dirawat secara khusus, mulai dari pola makan hingga pemberian konsentrat setiap hari agar tetap sehat dan memenuhi standar.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah, Sukandar, menjelaskan pemilihan sapi bantuan Presiden dilakukan melalui proses seleksi ketat.

“Sapi harus sehat, berusia di atas tiga tahun, memiliki bobot besar, dan kondisi fisiknya bagus,” katanya.

Di Kabupaten Bangka Barat, sapi kurban Presiden bernama Boy juga menjadi perhatian.

Sapi limosin milik peternak Desa Mislak, Kecamatan Jebus, itu diperkirakan mencapai bobot satu ton menjelang Iduladha.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Bangka Barat, Agung Ari Wibowo, mengatakan terakhir berat Boy tercatat sekitar 970 kilogram.

“Mungkin saat hari H nanti sudah mencapai satu ton,” ujar Agung.

Sapi tersebut dibeli dari peternak bernama Hendri dengan harga sekitar Rp110 juta dan rencananya disembelih di Masjid Darul Abror, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang.

Di Kabupaten Belitung, seekor sapi jenis Malboro Cross berbobot sekitar 860 kilogram milik peternak Mahmudi juga terpilih menjadi sapi kurban Presiden.

“Kalau sapi Presiden itu bukan hanya soal harga, tapi juga kebanggaan,” kata Mahmudi.

Ia mengaku telah merawat sapi tersebut secara intensif selama dua tahun, mulai dari pemberian pakan khusus, vitamin, hingga dimandikan dua kali sehari.

Sementara itu, Kabupaten Belitung Timur mendapat bantuan sapi jenis simental berbobot 790 kilogram.

Hewan kurban tersebut rencananya ditempatkan di Masjid Al Falaah, Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur, drh Therissia Hati, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong perkembangan peternakan lokal.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan beternak sebagai sumber penghasilan utama, bukan sekadar usaha sampingan,” ujarnya. (t2/w4/u2/dol/z1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.