Lengkap! Inilah Daftar 17 Dokter Subspesialis RSUD Kota Bogor, Tangani Jantung hingga Kanker
khairunnisa May 26, 2026 10:03 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - RSUD Kota Bogor resmi memiliki 17 dokter subspesialis guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 

Saat ini, rumah sakit pemerintah tersebut telah diperkuat oleh 17 dokter subspesialis (konsultan) dari berbagai bidang kedokteran, mulai dari penyakit dalam, bedah, anak, jantung, hingga kandungan.

Kehadiran para subspesialis ini menjawab kebutuhan warga Bogor dan sekitarnya yang selama ini kerap harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta atau Depok untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Dengan dokter subspesialis yang lengkap, masyarakat tidak perlu lagi repot-repot berobat ke luar kota. Semua sudah tersedia di RSUD dengan biaya yang jauh lebih terjangkau,” ujar Plt Wakil Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUD Kota Bogor RSUD Kota Bogor, dr. Geeta Maharani A, Sp.An-TI, Subsp.T.I(K) M.Kes.

Berikut rincian 17 dokter subspesialis yang bertugas di RSUD Kota Bogor:

  1. dr. Jonas, NB, Sp.OG, SubSp. KFm
  2. dr. Erwindo R., Sp.PD, K-GH, M.Kes, FINASIM 
  3. dr. Ali Sakti, M.Kes, Sp.PD, K-KV
  4. dr. Marthino Robinson, Sp.PD(K) HOM
  5. dr. Bambang Agustian, Sp.PD, K-KV, FINASIM
  6. dr. Budhi Arifin Noor, Sp.B, Subsp.BVE(K) 
  7. dr. Sumardi Fransiskus S, Sp.A, Subsp.GH(K), M.Biomed
  8. dr. Ramang Napu, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC
  9. dr. Liku Satriani, M.Si.Med, Sp.A subsp. Kardiologi (K)
  10. dr. Laila Rose Foresta, Sp.Rad, SubSp.NKL(K)
  11. Dr. dr. Lisnawati, Sp.PA, Subsp.S.P(K), Subsp. Kv.R.M (K)
  12. Dr. dr. Rizky Ifandriani Putri, Sp.PA, Subsp.O.G.P (K)
  13. dr. Nugroho Setyowardoyo, Sp.OT (K) Spine 
  14. dr. Muhammad Anggoro Jati, Sp.OT, SubSp. PL(K) 
  15. dr. Ooki Nico Junior, Sp.B(K) Onk
  16. Dr. dr. Bayu Brahma, Sp.B. Subsp. Onk (K)
  17. dr. Mudatsir, M.Ked (Surg), Sp.B, SubSp.BD (K), FINACS

Layanan terintegrasi

Lebih lanjut, dr. Geeta juga mengatakan, sebagai Rumah Sakit Tipe B, RSUD Kota Bogor memastikan bahwa semua subspesialis tersebut telah terintegrasi dalam sistem rujukan internal rumah sakit. 

Pasien dapat langsung diarahkan ke dokter yang tepat sesuai keluhan tanpa harus melalui prosedur berbelit.

Selain itu, sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, tarif layanan tetap mengikuti standar BPJS Kesehatan dan skema tarif rumah sakit publik, sehingga tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan keluhan serius seperti gagal ginjal, kanker, penyakit jantung, gangguan kehamilan risiko tinggi, atau kelainan tulang belakang. Semua bisa ditangani di sini,” terang dr. Geeta, yang baru saja menyelesaikan pendidikannya sebagai Konsultan Subspesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.