Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanjung Raman, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengalami kemacetan parah akibat antrean kendaraan pengisi BBM jenis solar hingga memakan badan jalan.
Pantauan TribunBengkulu.com, kemacetan diperkirakan mencapai sekitar 700 meter dari area SPBU Tanjung Raman. Kondisi tersebut membuat para pengendara kesulitan untuk bergerak dan melintas di jalur tersebut.
Namun, antrean panjang hanya terjadi pada kendaraan pengisi BBM jenis solar. Sementara untuk BBM jenis lain seperti Pertalite dan Pertamax masih terpantau aman dan lancar tanpa antrean panjang.
Kemacetan terjadi akibat panjangnya antrean kendaraan, khususnya mobil yang mengisi BBM solar. Antrean kendaraan diperkirakan mulai menyebabkan kemacetan sejak pukul 09.00 WIB hingga 09.30 WIB.
“Biasanya macet karena kendaraan yang antre BBM dan ini sangat mengganggu saat ingin beraktivitas karena tidak bisa lewat,” ujar Eva, pengendara sepeda motor.
Warga berharap antrean kendaraan di SPBU dapat segera diatasi sehingga aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut kembali lancar.
Polisi Lakukan Pengaturan Lalu Lintas
Sebagai informasi, terlihat pihak kepolisian turun langsung ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dapat kembali bergerak normal dan kemacetan bisa terurai.
Sebelum kedatangan pihak kepolisian, para pengendara terlihat saling mendahului dan enggan mengalah sehingga menyebabkan antrean kendaraan semakin panjang.
Setelah dilakukan pengaturan lalu lintas oleh petugas, kemacetan panjang mulai berangsur pulih dan para pengendara sudah bisa kembali melintasi jalan sekitar pukul 09.30 WIB.
Pengendara juga diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas serta selalu mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Dengan kondisi lalu lintas yang mulai kembali normal, masyarakat berharap antrean kendaraan di SPBU tidak kembali menimbulkan kemacetan panjang yang dapat mengganggu aktivitas warga.