TRIBUNNEWS.COM - Pada momentum Idul Adha 2026 ini, Presiden RI Prabowo Subianto membeli hewan kurban dari peternak lokal di berbagai daerah.
Menariknya, sapi kurban yang dibeli Prabowo memiliki nama unik dan ciri khas masing-masing. Seperti sapi milik peternak Supardiono (49), Pemilik Ubi Jaya Farm di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Sapi Supardiono bernama 'Sontrot' memiliki bobot sekitar 1,50 ton.
Sapi kurban Kepala Negara lainnya yang tak kalah mencuri perhatian adalah seekor sapi jantan bernama Si Tole.
Si Tole dibeli Presiden Prabowo dari Jovan Pratama, warga Dusun Tegal Rejo, Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.
Uniknya, sapi berbobot 1,60 ton itu, memiliki karakter manja.
Menurut Jovan, sapi jenis limosin yang ia rawat selalu manja setiap bertemu dengannya.
"Si Tole ini manja sekali kalau sama saya," katanya kepada TribunJatim.com, Senin (25/5/2026).
Lebih lanjut, Jovan menceritakan, sifat manja Si Tole ini juga ditunjukkan ketika makan.
Khususnya ketika wadah pakan/makan pelengkap berupa comboran tak dipegang Jovan. Saat itu, Si Tole seperti merajuk, tak mau makan.
Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo di Tangsel: Panjul Berbobot 1 Ton dan Bernilai Rp120 Juta
Sebaliknya, jika wadah/tempat pakan dipegang Jovan, Si Tole akan lahap makan.
"Kalau wadahnya saya pegang, dia lahap makan comboran yang terbuat dari ampas ketela. Kalau wadahnya tidak saya pegang, dia diam saja, tidak makan," katanya.
Jovan menyebut, Si Tole juga menggosokkan kepala ke badan pria berusia 20 tahun itu, atau kerap disebut mendusel.
Dalam keterangannya, Jovan juga mengatakan, Si Tole berusia 2,5 tahun dengan bobot 1,60 ton.
Namun, saat dibeli Jovan untuk dirawat, Si Tole masih berusia 1,5 tahun.
Setelah satu tahun dirawat, kini Si Tole dibeli oleh Presiden seharga Rp122 juta sebagai sapi kurban bantuan masyarakat (banmas).
Nantinya, sapi ini disalurkan ke Masjid Besar Nurul Huda, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.
Selain Si Tole, Kepala Negara juga membeli sapi kurban dari Kota Tangerang, Banten yang diberi nama Sambo.
Sapi berbobot 1,1 ton ini, berasal dari tempat penggemukan milik Muhammad Roji yang berlokasi di Kampung Gunung, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh.
Dikutip dari tangerangkota.go.id, Pemilik sapi, Muhammad Roji, mengatakan Sambo telah menjalani proses penggemukan di tempatnya selama tiga tahun terakhir.
Selama proses penggemukan, Sambo mendapatkan perlakuan khusus, mulai dari pola makan hingga kebersihan.
"Perawatannya khusus. Mandi rutin sehari dua kali pagi dan sore untuk memastikan kebersihan. Pakannya kita beri ampas tahu, konsentrat, hingga singkong," kata Roji, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli dari Peternak Daerah, Nama, Bobot hingga Harganya
Selain asupan nutrisi, kesehatan Sambo dipantau ketat, seperti rutin diberikan vitamin B Kompleks dan B12, serta telah menerima vaksinasi lengkap sesuai instruksi dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.
Bahkan, sebelum dipilih Presiden, Sambo telah melewati serangkaian uji kesehatan ketat.
Berdasarkan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah, air liur, hingga kotoran, sapi ini dinyatakan negatif dari penyakit antraks maupun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Terkait harganya, sapi Sambo dijual sekitar Rp 120 jutaan.
Adapun mengenai lokasi penyaluran hewan kurban yakni masih area Kota Tangerang.
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, TribunJatim.com/Danendra Kusuma)