Pergantian Bojan Hodak ke Igor Tolic Dinilai Jadi Strategi Jangka Panjang Persib
Kemal Setia Permana May 26, 2026 04:42 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Persib resmi menunjuk Igor Tolci sebagai pelatih kepala. Sementara Bojan Hodak kini menempati posisi baru sebagai Sharehodler Group Advisor Technic.

Sekretaris Umum Viking Persib Club (VPC), Arlan Sidha, menilai pergantian pelatih Persib Bandung dari Bojan Hodak ke Igor Tolic, merupakan bagian dari skema besar manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk membangun ekosistem sepak bola jangka panjang.

Menurut Arlan, keputusan menunjuk Igor Tolic sebagai head coach bukan sekadar pergantian pelatih biasa, tapi bagian dari upaya menjaga warisan dan sistem yang sebelumnya sudah dibangun Bojan Hodak di Persib.

“Memang tidak ada yang menyangka. Tapi secara pribadi, saya melihat ini bagian dari skema manajemen Persib untuk mewariskan apa yang sudah dibangun Bojan,” ujar Arlan, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: Bobotoh Geulis Kaget Posisi Bojan Hodak Diisi Igor Tolic, Namun Tetap Beri Dukungan Penuh

Arlan mengatakan Bojan selama ini tidak hanya membangun tim untuk kebutuhan satu atau dua musim saja, tetapi menyiapkan fondasi sepak bola Persib dalam jangka panjang.

Sehingga itu, kata dia, manajemen memilih Igor Tolic sebagai penerusnya agar arah permainan dan sistem yang sudah dibentuk Bojan tidak berubah total.

“Kalau diganti dengan pelatih baru yang benar-benar berbeda, kekhawatirannya skema yang sudah dibangun Bojan jadi hilang arah. Makanya Igor dimasukkan sejak awal sebagai asisten dan sekarang naik jadi head coach,” katanya.

Arlan juga menilai, posisi baru Bojan Hodak sebagai penasehat teknis tetap akan memberi pengaruh besar, terhadap perjalanan Persib ke depan, termasuk saat menghadapi kompetisi Asia.

Arlan meyakini Bojan dan Igor masih akan terus berkomunikasi untuk menjaga kesinambungan program tim.

“Bojan kan bukan keluar dari Persib. Posisi dia justru lebih strategis. Igor fokus di lapangan, sementara Bojan akan banyak menentukan arah tim dari luar lapangan, termasuk soal pemain,” ucapnya.

Skema pembagian peran tersebut, dinilai menarik karena bisa membantu Persib menjaga konsistensi dalam jangka panjang.

Arlan menyebut selama ini banyak klub, termasuk Persib, kerap kehilangan arah saat terjadi pergantian pelatih karena seluruh sistem ikut berubah.

“Biasanya kalau ganti pelatih, semuanya ikut terganti. Tidak ada legacy dari pelatih sebelumnya ke pelatih berikutnya. Nah, sekarang Persib mencoba menjaga itu,” katanya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Soroti Fenomena Pocong di Jabar, Minta Warga Aktifkan Siskamling dan Patroli

Selain menjaga sistem permainan, Arlan menilai keberadaan Igor Tolic juga akan mempermudah proses adaptasi pemain karena memiliki kedekatan dengan skuad Persib saat ini.

“Chemistry Igor dengan pemain sudah dekat. Pemain baru yang datang juga pasti akan disesuaikan dengan karakter yang sudah ada supaya adaptasinya lebih mudah,” ucapnya.

Tak hanya itu, Arlan berharap keberlanjutan sistem di Persib juga berdampak pada regenerasi pemain lokal di masa depan.

Menurut dia, Bojan selama ini menjadi salah satu pelatih yang berani memberi kepercayaan kepada pemain lokal.

“Saya yakin ke depan akan semakin banyak pemain lokal yang dipercaya untuk tampil dan menuntaskan kompetisi-kompetisi berikutnya,” katanya. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.